Politik . 03/09/2026, 05:59 WIB

Ini Alasan Menantu Amien Rais Ridho Rahmadi Mundur dari Ketum Partai Ummat

Penulis : Afdal Namakule  |  Editor : Afdal Namakule

fin.co.id - Plt Ketua Umum Partai Ummat, Ansufri ID Sambo, mengungkap alasan Ridho Rahmadi memilih mundur dari posisi Ketua Umum Partai Ummat.

Menantu Amien Rais tersebut disebut mengalami kesulitan membagi waktu antara aktivitasnya di Partai Ummat dan tugasnya sebagai Direktur politeknik AI di Yogyakarta. Selain persoalan waktu dan tenaga, kondisi kesehatan Ridho juga menjadi salah satu pertimbangan.

"Alasan utama Mas Ridho Rahmadi mundur adalah karena beliau kesulitan untuk membagi waktu, pikiran dan tenaga antara Partai Ummat dan posisi beliau sebagai Direktur politeknik AI di Jogja yang baru berumur setahun. Yang kedua-keduanya membutuhkan waktu, tenaga dan pikiran yang full," kata Sambo kepada wartawan, Rabu 2 September 2026.

Menurut Sambo, Ridho sebelumnya berusaha menjalankan dua tanggung jawab tersebut secara bersamaan selama sekitar satu tahun. Ia harus bolak-balik antara Yogyakarta dan Jakarta untuk menjalankan tugasnya di partai sekaligus mengurus pekerjaannya.

"Beliau sudah mencoba selama 1 tahun ini bolak balik Jogja-Jakarta untuk menjalankan kedua tugas tersebut bersamaan, tapi akhirnya fisik beliau tidak kuat juga," ungkap Sambo.

Sambo mengatakan kondisi tersebut kemudian berpengaruh terhadap kesehatan Ridho. Selain itu, keputusan untuk mundur juga diambil setelah Ridho melakukan perenungan dan berkonsultasi dengan keluarga.

"Alasan kedua, karena dua tanggung jawab yang besar itu akhirnya berdampak pada kesehatan beliau menjadi sering sakit. Alasan Ketiga juga hasil renungan beliau dan juga hasil konsultasi beliau dengan Pak Amien dan keluarga dan juga konsultasi dengan Sekretaris Majelis Syuro," tambahnya.

Ridho Tetap di Partai Ummat

Setelah memutuskan mundur dari jabatan ketua umum, Ridho Rahmadi disebut tetap akan berkiprah di Partai Ummat. Ia memilih melanjutkan aktivitasnya sebagai anggota Majelis Syuro.

"Akhirnya beliau dengan bulat hati memutuskan untuk mundur dari Ketum Partai Ummat tapi tetap berkiprah di partai sebagai anggota majelis syuro. Adapun alasan Pak Taufik mundur adalah solidaritas dengan Mas Ketum dan juga ingin agar ada penyegaran di pimpinan DPP, dan Pak Taufik tetap aktif membantu partai Ummat dengan penugasan yg baru, Insyaallah," tuturnya.

Sambo juga berharap perubahan kepemimpinan tersebut dapat membawa Partai Ummat menjadi lebih baik. Ia mengajak seluruh kader untuk tetap menjaga kekompakan dan meningkatkan kerja sama.

"Mari kita menatap ke depan dengan bekerja dan berjuang dengan lebih baik, lebih solid dan lebih bekerja sama diantara kita. Semoga Allah senantiasa memberikan pertolongan, bimbingan dan Rahmatnya kepada kita semua," kata Sambo.

Sambo memastikan Ridho dan Taufik tetap menjalankan peran masing-masing di internal partai meski tidak lagi menduduki posisi sebelumnya.

"Mas Ridho tetap sebagai kader dan anggota majelis syuro. Mas Taufik tetap aktif di partai DPP membantu sekjen yang baru, sebagai sekretaris eksekutif," imbuhnya. *

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com