Modus Licik Mantan Karyawan Kuras Saldo TikTok Vilmei Rp1,28 Miliar, Tersisa Rp1 Juta
Saldo TikTok milik kreator konten Meicy Villia Kalangi alias Vilmei berkurang drastis. Dari sebelumnya sekitar Rp1,28 miliar
fin.co.id - Saldo TikTok milik kreator konten Meicy Villia Kalangi alias Vilmei berkurang drastis. Dari sebelumnya sekitar Rp1,28 miliar, saldo tersebut tiba-tiba hanya menyisakan kurang lebih Rp1 juta akibat dikuras habis oleh mantan karyawannya selama bekerja.
Polisi menduga pengurangan saldo itu dilakukan secara bertahap selama sekitar satu tahun. Dalam kasus tersebut, mantan karyawan Vilmei berinisial Z (21) diduga bekerja sama dengan dua tersangka lain, yakni MASR alias A dan L.
Akses HP Editor Saat Kantor Sepi
Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Komisaris Verdika Bagus Prasetya mengungkapkan, Z tidak mendapatkan akses langsung ke akun TikTok Vilmei.
Baca Juga
Z diduga memanfaatkan telepon seluler yang biasa digunakan editor Vilmei. Perangkat tersebut terhubung dengan akun TikTok milik korban sehingga dapat digunakan untuk mengakses saldo.
"Modusnya yaitu dengan cara menggunakan saldo TikTok milik korban untuk membeli koin TikTok," kata Verdika kepada awak media di Polres Metro Bekasi Kota, Rabu 2 September 2026.
Vilmei menjelaskan, aksi tersebut dilakukan ketika kondisi kantor sedang sepi, khususnya saat Z mendapat jadwal kerja malam.
"Dia enggak pegang akun aku, dia mengambil dari HP editor. Jadi kalau dia lagi shift malam, kan kantor kosong tuh, dia ke ruangan editor, dia buka laci, dia ambil HP, terus dibawa pulang," kata Vilmei.
HP tersebut kemudian dibawa pulang untuk digunakan mengakses akun. Pada keesokan harinya, Z disebut kembali lebih pagi dan meletakkan perangkat tersebut ke tempat semula.
"Terus besokannya dia datang lebih pagi. Jadi bukan dia yang pegang akunnya," ujar dia.
Baca Juga
Saldo Diubah Menjadi Koin dan Gift
Setelah memperoleh akses melalui HP editor, saldo TikTok Vilmei diduga digunakan untuk membeli koin.
Koin tersebut kemudian dimanfaatkan untuk mengirimkan gift kepada sejumlah akun TikTok. Polisi menduga gift itu tidak hanya masuk ke satu akun, tetapi juga dikirimkan kepada akun yang dikuasai para tersangka.
"Yang kemudian gift tersebut dicairkan melalui rekening bank maupun e-wallet," ujar Verdika.
Dari penelusuran awal, gift diduga dikirim ke akun TikTok milik Z serta akun yang berada dalam penguasaan A dan L.