Bandara Soetta Ditutup, 382 Jemaah Umrah Jakarta Terpaksa Mendarat di Aceh
Erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak pada Soetta. Garuda mengalihkan pendaratan 382 jamaah umrah GA-981 ke Aceh.
fin.co.id - Sebanyak 382 jamaah umrah tujuan Jakarta harus mendarat di Aceh setelah erupsi Anak Gunung Krakatau berdampak pada operasional Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta).
Maskapai Garuda Indonesia yang membawa jamaah dari Jeddah menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta Cengkareng, Tangerang, Banten, mengalihkan pendaratan ke Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda Blang Bintang, Aceh Besar.
"Seharusnya penumpang jamaah umrah Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-981 mendarat di Cengkareng. Namun akibat penutupan sementara operasional Bandara Soetta dampak sebaran abu vulkanik erupsi Anak Gunung Krakatau, pendaratan dialihkan ke Aceh," kata General Manager Garuda Indonesia Banda Aceh, Jufriandi di Blang Bintang, Minggu, 6 September 2026.
Ia menjelaskan jamaah umrah tujuan Bandara Soetta yang mendarat di Aceh sebanyak 382 penumpang.
Baca Juga
"Pengalihan pendaratan tersebut juga bagian untuk menjaga keselamatan baik penumpang maupun kru pesawat," katanya.
382 Jamaah Umrah Mendarat di Aceh
Garuda Indonesia mengalihkan pendaratan penerbangan GA-981 setelah Bandara Soekarno-Hatta menutup sementara operasional akibat dampak sebaran abu vulkanik dari erupsi Anak Gunung Krakatau.
Karena kondisi tersebut, pesawat yang seharusnya membawa jamaah umrah dari Jeddah menuju Cengkareng kemudian mendarat di Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Aceh Besar.
Jufriandi mengatakan sebanyak 382 jamaah umrah ikut dalam penerbangan tersebut. Mereka selanjutnya mendapatkan penanganan setelah pesawat mendarat di Aceh.
Ia mengatakan saat ini semua jamaah umrah diinapkan di Asrama Haji Aceh untuk penanganan lebih lanjut seraya menunggu jadwal pemberangkatan.
Baca Juga
"Langkah penempatan satu lokasi tersebut, kami ambil untuk memudahkan monitoring dan koordinasi, sehingga ketika sudah ada kepastian kapan bisa berangkat langsung mudah mengakomodir," katanya.
Jamaah Ditempatkan di Asrama Haji Aceh
Garuda Indonesia menempatkan seluruh jamaah umrah dalam satu lokasi di Asrama Haji Aceh. Langkah tersebut bertujuan memudahkan proses pemantauan dan koordinasi selama jamaah menunggu kepastian jadwal penerbangan berikutnya.
Jufriandi mengatakan penempatan seluruh jamaah di satu lokasi juga membuat penyampaian informasi penerbangan lebih mudah. Dengan begitu, jamaah dapat memperoleh informasi yang diperlukan sambil menunggu perkembangan kondisi Bandara Soekarno-Hatta.
Ia mengatakan semua informasi terkait penerbangan dapat diakses dengan mudah oleh jamaah, jika mereka tergabung dalam satu lokasi.