Gerindra Hormati Langkah Parpol Menuju Pilpres 2029, Tegaskan Tetap Fokus Kawal Program Prabowo
Partai Gerindra tidak mempermasalahkan dinamika politik antarpartai, baik di dalam maupun di luar koalisi pemerintah, yang mulai menyiapkan figur kader untuk menghadapi kontestasi Pilpres 2029.
fin.co.id - Partai Gerindra tidak mempermasalahkan dinamika politik antarpartai, baik di dalam maupun di luar koalisi pemerintah, yang mulai menyiapkan figur kader untuk menghadapi kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2029. Gerindra menilai wacana tersebut merupakan hak dan independensi tiap-tiap partai politik.
"Yang pertama tentu kami menghargai, menghormati setiap pendapat partai, baik itu partai yang di luar koalisi, begitupun partai yang ada di pemerintahan sebagai koalisi Kabinet Merah Putih yang dipimpin oleh Presiden Prabowo," kata Juru Bicara Partai Gerindra Bahtra Banong, Rabu, 9 September 2026.
Bahtra menegaskan, internal Gerindra saat ini belum berniat mengalihkan fokus pada agenda politik 2029. Partai berlambang kepala burung garuda ini memilih mencurahkan seluruh energi untuk menyukseskan program-program strategis yang diusung Presiden yang juga Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto demi menuntaskan janji kampanye pada Pilpres 2024.
"Namun kami dari Partai Gerindra tentu fokus kami saat ini terus mengawal program prioritas Presiden Prabowo, karena pada saat Pilpres yang lalu tentu juga janji kampanye harus ditunaikan," ujarnya.
Baca Juga
Gerindra menekankan komitmennya untuk memastikan keberhasilan pelaksanaan program prioritas pemerintah agar dampak positifnya dapat langsung dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat Indonesia.
"Maka dari itu kami dari Partai Gerindra betul-betul konsen untuk bagaimana program-program prioritas Presiden Prabowo bisa dirasakan kemanfaatannya oleh seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali," katanya.
Terkait dengan manuver awal parpol lain menuju kontestasi mendatang, Bahtra menyatakan pihak Gerindra tidak akan menghalangi atau membatasi hak politik masing-masing partai.
"Kami juga tentu memberi keleluasaan ke partai koalisi manapun jika misalnya ada partai-partai yang berkeinginan atau punya harapan ke depan untuk melakukan kontestasi itu silakan saja," ucapnya.
"Setiap partai kan punya kemerdekaan masing-masing dan tentu kami juga tidak bisa menghalangi partai siapapun itu," lanjut Bahtra.
Meski demikian, Bahtra menilai perbincangan seputar Pilpres 2029 sejatinya masih sangat prematur. Jalur pemilu dinilainya masih terhitung panjang, sehingga seluruh komponen politik idealnya memprioritaskan kerja nyata bagi masyarakat ketimbang terjebak dalam wacana elektoral.
Baca Juga
"Tapi yang pasti konsen kami di Gerindra untuk terus mengawal program Presiden Prabowo karena pemilu juga masih lama, masih jauh, maka dari itu kita harus terus bekerja untuk kepentingan rakyat," tuturnya.
Di akhir penjelasannya, Bahtra menekankan pentingnya menjaga soliditas seluruh elemen bangsa dan pemerintah dalam menghadapi berbagai dinamika eksternal maupun internal, mulai dari ketidakpastian global hingga penanganan bencana alam di kawasan daerah.
"Tentu rakyat yang dibutuhkan sekarang adalah bagaimana kerja-kerja pemerintah, apalagi di saat situasi tentu yang kita tahu sendiri tantangannya apakah itu tantangan global begitupun tantangan dalam negeri," katanya.
"Kita lihat misalnya ada bencana di mana-mana dan ini kita harus solid bekerja sama untuk terus bagaimana berbuat yang terbaik dalam situasi yang seperti ini," pungkas Bahtra.