Mentan Amran Sulaiman Jadi Menteri dengan Kinerja Tertinggi Versi IndexPolitica
Dalam penilaian lembaga riset politik dan kebijakan publik tersebut, Amran mendapatkan skor 91. Ia berada di urutan pertama dari 10 menteri dengan kinerja terbaik.
Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Pertanian Moch. Arief Cahyono mengatakan posisi Amran yang kembali berada di jajaran teratas dalam penilaian dua lembaga berbeda tidak terlepas dari berbagai capaian sektor pertanian.
Salah satu yang disorot adalah produksi beras nasional pada 2025 yang mencapai 34,69 juta ton. Angka tersebut disebut sebagai produksi tertinggi sepanjang sejarah dan mendapat pengakuan dari BPS, FAO, serta USDA.
Produksi beras itu meningkat 13,29 persen dibandingkan capaian pada 2024.
Pemerintah juga menyatakan Indonesia telah mencapai swasembada untuk delapan komoditas pangan, yakni beras, jagung, gula konsumsi, daging ayam, telur ayam, bawang merah, cabai besar, dan cabai rawit.
Baca Juga
Selain itu, stok beras pemerintah disebut telah mencapai 5,3 juta ton. Angka tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah dan lebih dari dua kali lipat dibandingkan rekor 1984 yang berada di level 2,6 juta ton.
Dari sisi perdagangan, sektor pertanian mencatat nilai ekspor sekitar Rp166 triliun. Sementara impor pangan berhasil ditekan hingga Rp41 triliun sehingga memberikan nilai tambah sekitar Rp200 triliun bagi perekonomian nasional.
Pemerintah juga melakukan penyederhanaan terhadap 145 aturan mengenai pupuk bersubsidi. Kebijakan itu ditujukan untuk mempermudah petani mendapatkan pupuk.
Di tengah kondisi krisis pupuk global, harga pupuk bersubsidi juga disebut mengalami penurunan sebesar 20 persen. Pemerintah sekaligus menetapkan harga pembelian gabah petani sebesar Rp6.500 per kilogram.
Kinerja sektor pertanian juga tercermin dari peningkatan kesejahteraan petani. Nilai Tukar Petani (NTP) pada 2026 tercatat mencapai 129,19, yang disebut sebagai angka tertinggi dalam 34 tahun terakhir.
Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (PDB) sektor pertanian pada 2025 juga mencapai 5,74 persen. Angka tersebut diklaim sebagai pertumbuhan tertinggi dalam 25 tahun terakhir.
Baca Juga
"Hasil penilaian ini adalah buah dari kerja keras Pak Menteri dan jajaran Kementan yang tidak kenal lelah turun langsung ke sawah dan bertemu petani," kata Arief.
"Pak Mentan Amran selalu menegaskan bahwa beliau tidak akan berhenti bekerja hingga setiap petani sejahtera dan setiap keluarga miskin di pedesaan terangkat dari kemiskinan melalui sektor pertanian," tambah Arief.
Kementerian Pertanian memastikan akan terus memperkuat berbagai program swasembada pangan. Langkah tersebut diarahkan untuk memperkokoh ketahanan nasional sekaligus mendukung agenda pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan Indonesia. *