Politik

Indonesia dan Tiongkok Jajaki Kerja Sama Teknologi Rusun Murah di Kawasan Padat

Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menggelar pertemuan dengan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia Wang Lutong di Jakarta.

Indonesia dan Tiongkok Jajaki Kerja Sama Teknologi Rusun Murah di Kawasan Padat
Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait, di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin, 10 Februari 2025. (Sabrina Hutajulu/Disway)

fin.co.id - Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait menggelar pertemuan dengan Duta Besar Republik Rakyat Tiongkok (RRT) untuk Indonesia Wang Lutong di Jakarta. Pertemuan ini dilakukan guna menindaklanjuti rencana kerja sama strategis sektor perumahan, khususnya dalam penyediaan rumah susun (rusun) yang aman dan terjangkau di kawasan padat penduduk.

Kemitraan kedua negara berfokus pada alih teknologi pembangunan hunian vertikal yang disesuaikan dengan regulasi serta kondisi lahan di Indonesia. Pemerintah menekankan pentingnya asas saling menguntungkan sekaligus memberdayakan potensi ekonomi lokal.

"Ini kita tindak lanjuti pertemuan sekitar dua bulan lalu. Kita membicarakan kerja sama di bidang perumahan dengan prinsip saling percaya, saling menguntungkan dan memberikan dampak positif bagi kedua negara," kata Maruarar, Kamis, 10 September 2026.

Dalam pelaksanaan proyek penataan perumahan kelak, keterlibatan produk dalam negeri, UMKM, dan tenaga kerja lokal menjadi prioritas utama.

"Kalau ada produk-produk dari Indonesia yang sesuai dengan kualifikasi, akan didahulukan produk Indonesia. Begitu juga dengan tenaga kerja," lanjut Maruarar.

Guna mengakselerasi rencana tersebut, Kementerian PKP dan pihak Tiongkok sepakat membentuk tim bersama yang terdiri dari jajaran pejabat Kementerian PKP serta BP Tapera. Tim ini bertugas mengkaji aspek teknis, regulasi, hingga melakukan survei lapangan, yang hasilnya akan dilaporkan pada akhir September 2026.

Duta Besar RRT Wang Lutong menyambut positif langkah ini dan menyatakan kesiapannya untuk memperkuat kolaborasi melalui pertukaran pengalaman serta transfer teknologi pembangunan perumahan bagi masyarakat.

Berita Terkait