Politik . 10/09/2026, 15:19 WIB

Pidatonya Disorot, AHY Jelaskan Sikap Demokrat

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) kembali menegaskan sikap politik partainya yang berkomitmen mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto agar dapat menjalankan tugas dan mencapai keberhasilan.

Penegasan tersebut disampaikan AHY untuk menjelaskan kembali maksud pidato politik yang ia sampaikan dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat, empat hari sebelumnya.

Menurut AHY, pidato itu tidak dimaksudkan untuk menyampaikan sikap yang berseberangan dengan pemerintah. Ia menyebut, pidatonya lebih ditujukan untuk membangun semangat para kader sekaligus mengingatkan kembali nilai serta identitas perjuangan partai.

"Empat hari yang lalu, Bapak Presiden, sebagai bagian dari refleksi, dan kontemplasi, di HUT partai, saya menyampaikan pidato politik. Maksudnya sederhana, kami ingin menyemangati kader, kami ingin meneguhkan kembali nilai-nilai, dan jati diri perjuangan Partai Demokrat," kata AHY dalam perayaan HUT Demokrat ke-25 sekaligus perayaan ulang tahun ke-77 Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Rabu, 9 September 2026.

AHY mengatakan, penjelasan ulang tersebut diperlukan agar seluruh kader memahami posisi Demokrat sebagai salah satu bagian dari pemerintahan yang sedang berjalan. Ia mengaku khawatir pernyataan yang disampaikan dalam pidato sebelumnya justru dipahami berbeda dari maksud sebenarnya.

"Pada kesempatan yang baik ini, izinkan saya mempertegas isi dari pidato politik tersebut. Karena saya khawatir ada yang salah tafsir," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, AHY secara terbuka menyatakan bahwa Partai Demokrat menginginkan pemerintahan Prabowo Subianto dapat menjalankan mandatnya dengan baik.

"Posisi Demokrat jelas, posisi Demokrat jelas, kami ingin pemerintahan Presiden Prabowo Subianto berhasil. Tidak ada hal lain, selain kesuksesan dan keberhasilan pemerintahan ini," kata AHY.

Ia menilai keberhasilan pemerintahan tidak semata-mata menjadi prestasi Presiden Prabowo, jajaran kabinet, maupun partai politik yang berada di dalam pemerintahan.

Menurut AHY, apabila pemerintah mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, memperluas kesempatan kerja, menjaga stabilitas, memperkuat ekonomi, serta membawa Indonesia menuju kemajuan, maka hasil tersebut merupakan keberhasilan seluruh masyarakat Indonesia.

"Karena ketika pemerintahan berhasil, meningkatkan kesejahteraan rakyat, menciptakan lapangan pekerjaan, menjaga stabilitas, memperkuat ekonomi, dan membawa Indonesia semakin maju ke depan, yang berhasil bukan hanya presiden. Bukan hanya kabinet. Bukan hanya partai-partai yang berada dalam pemerintahan, tapi yang berhasil adalah kita semua. Yang berhasil adalah Indonesia," kata AHY.

Sebelumnya, dalam pidato politik pada peringatan HUT ke-25 Partai Demokrat, Sabtu, 5 September 2026, AHY sempat mengangkat isu mengenai batas kekuasaan dan pentingnya menjaga prinsip demokrasi.

Ketika itu, ia mengingatkan bahwa kekuasaan pada dasarnya merupakan mandat yang diberikan rakyat dan tidak berlangsung tanpa batas.

“Kekuasaan bukan milik seseorang untuk selamanya, kekuasaan adalah amanah rakyat yang memiliki batas waktu,” ujar AHY.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com