Nasional

Kemkomdigi Lacak Sinyal untuk Bantu Cari 8 Orang Hilang di Selat Sunda

Kemkomdigi turut mendukung pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang masih hilang kontak di perairan Selat Sunda hingga Sabtu, 12 September 2026.

Kemkomdigi Lacak Sinyal untuk Bantu Cari 8 Orang Hilang di Selat Sunda
Tim SAR terus melakukan pencarian jurnalis hilang di Selat Sunda.

fin.co.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) turut mendukung pencarian lima jurnalis dan tiga awak kapal yang masih hilang kontak di perairan Selat Sunda hingga Sabtu, 12 September 2026.

Wakil Menteri Komunikasi dan Digital (Wamen Komdigi) Nezar Patria menyampaikan, pihaknya telah berkoordinasi dengan sejumlah operator seluler untuk menelusuri sinyal telekomunikasi di area yang diduga menjadi lokasi terakhir kedelapan orang tersebut.

Pemantauan dilakukan terhadap aktivitas jaringan, termasuk kemungkinan penggunaan telepon seluler atau smartphone yang dapat menjadi petunjuk bagi tim pencarian.

“Komdigi sendiri untuk memantau sinyal-sinyal dan tanda-tanda penggunaan smartphone di area yang diduga insiden kehilangan kontak ini terjadi,” ujar Nezar, Sabtu, 12 September 2026.

Menurut Nezar, informasi terakhir menunjukkan bahwa lima jurnalis tersebut berada di sekitar Pulau Sebesi pada 7 September 2026. Data itu kemudian menjadi salah satu acuan dalam pemantauan untuk membantu menemukan para korban.

“Dengan demikian kita terus memantau, mencari dan sama-sama kita berdoa supaya proses pencarian diberi kekuatan dan kita bisa menemukan delapan warga kita yang sekarang masih dalam pencarian di perairan Selat Sunda,” katanya.

Area Pencarian Diperluas

Sementara itu, operasi pencarian yang digelar Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) telah memasuki hari kelima. Tim SAR gabungan terus menyisir wilayah perairan Selat Sunda melalui jalur laut dan udara dengan mengerahkan belasan kapal serta helikopter.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Banten, Al Amrad, mengatakan area operasi kembali diperluas. Wilayah pencarian dibagi menjadi beberapa sektor agar proses penyisiran dapat dilakukan secara lebih terarah.

“Memasuki hari kelima, kami kembali memperluas area pencarian dengan membagi wilayah menjadi beberapa sektor, baik melalui jalur laut maupun udara. Seluruh unsur SAR yang terlibat kami optimalkan untuk menyisir area yang telah ditentukan,” ujar Al Amrad.

Keselamatan Personel SAR Diutamakan

Al Amrad menegaskan bahwa aspek keselamatan personel tetap menjadi perhatian utama selama operasi berlangsung. Dinamika kondisi perairan Selat Sunda menjadi salah satu tantangan yang harus diperhitungkan tim gabungan.

“Kami akan terus melakukan upaya maksimal untuk menemukan delapan orang yang masih dalam pencarian. Setiap perkembangan di lapangan akan kami evaluasi dan setiap informasi yang berpotensi memberikan petunjuk akan segera ditindaklanjuti,” tuturnya.

Hingga Sabtu, 12 September 2026, pencarian terhadap lima jurnalis dan tiga awak kapal yang hilang kontak masih terus dilakukan. Tim SAR mengoptimalkan seluruh sumber daya melalui jalur laut dan udara, sedangkan Kemkomdigi memberikan dukungan melalui pemantauan sinyal telekomunikasi di wilayah yang menjadi fokus pencarian.

Berita Terkait