Mulai Diuji Coba, LRT Jakarta Fase 1B Rute Kelapa Gading-Manggarai Segera Beroperasi
Proyek Light Rail Transit (LRT) Jakarta Fase 1B memasuki tahapan penting. Setelah proses pembangunan dinyatakan rampung, layanan kereta modern yang menghubungkan Kelapa Gading hingga Manggarai
Dari sisi konstruksi, Waskita Karya juga menyoroti penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) selama pembangunan LRT Jakarta Fase 1B.
Perusahaan mencatat pencapaian 7,5 juta jam kerja selamat tanpa kecelakaan atau lost time injury dalam pengerjaan proyek tersebut.
Angka itu dinilai penting karena pembangunan LRT berlangsung di tengah kawasan Jakarta yang padat.
Pekerjaan juga dilakukan dalam kondisi ruang konstruksi yang terbatas dan berdekatan dengan aktivitas masyarakat serta lalu lintas perkotaan.
Baca Juga
Menurut Paulus, penerapan standar keselamatan secara konsisten menjadi salah satu fondasi dalam menyelesaikan proyek tersebut.
LRT Diharapkan Kurangi Emisi Karbon
Selain meningkatkan konektivitas, kehadiran LRT Jakarta Fase 1B juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap lingkungan.
Penggunaan transportasi publik berbasis kereta dinilai dapat membantu mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi.
Jika semakin banyak masyarakat beralih menggunakan transportasi umum, emisi karbon dari sektor transportasi di perkotaan berpotensi ditekan.
Waskita Karya menilai keberadaan LRT Jakarta sejalan dengan upaya pemerintah mendorong transportasi yang lebih modern sekaligus mendukung target Net Zero Emission (NZE).
Baca Juga
Dengan rute yang menghubungkan Kelapa Gading dan Manggarai, LRT Fase 1B diharapkan menjadi tambahan pilihan bagi warga yang membutuhkan transportasi cepat, aman, dan nyaman di tengah padatnya mobilitas Jakarta.
Untuk saat ini, masyarakat masih perlu menunggu kepastian jadwal operasional resmi. Setelah seluruh rangkaian uji coba dan evaluasi dinyatakan siap, LRT Jakarta Fase 1B diharapkan dapat memasuki tahap operasional penuh dan memberikan layanan kepada masyarakat. (*)