Ekonomi

Pertamina Buka Peluang Kemitraan SPBU Baru di 25 Provinsi, Ini Daerah yang Jadi Target

PT Pertamina Patra Niaga membuka peluang bagi masyarakat dan calon mitra bisnis yang ingin ikut mengembangkan SPBU Pertamina baru di Indonesia.

Pertamina Buka Peluang Kemitraan SPBU Baru di 25 Provinsi, Ini Daerah yang Jadi Target
Ilustrasi - SPBU Pertamina

Rinciannya adalah:

6.494 SPBU reguler

977 SPBU kompak

494 SPBU mini atau modular

416 SPBU nelayan

Dengan jumlah tersebut, Pertamina terus berupaya memperkuat jaringan penyaluran energi agar semakin dekat dengan masyarakat.

Rencana penambahan titik pelayanan baru nantinya diharapkan bisa melengkapi jaringan yang sudah tersedia. Terutama di daerah yang memiliki kebutuhan BBM cukup tinggi tetapi belum memiliki akses penyaluran yang memadai.

Masyarakat Bisa Jadi Mitra SPBU Pertamina

Menariknya, ekspansi jaringan ini tidak hanya dilakukan melalui investasi perusahaan. Pertamina Patra Niaga juga membuka peluang kemitraan bagi masyarakat dan calon mitra bisnis yang ingin berpartisipasi dalam pengembangan SPBU.

Peluang tersebut dapat menjadi salah satu alternatif bagi pelaku usaha yang ingin masuk ke bisnis penyaluran energi melalui ekosistem Pertamina.

Kitty mengatakan kesempatan kemitraan tersebut dibuka sebagai bagian dari pengembangan jaringan penyaluran energi di berbagai daerah.

“Untuk mendukung pengembangan jaringan tersebut, Pertamina Patra Niaga membuka peluang kemitraan bagi masyarakat dan calon mitra yang berminat untuk berpartisipasi dalam pengembangan jaringan kemitraan SPBU Pertamina,” ujar Kitty.

Menurutnya, penambahan titik penyaluran tidak semata-mata bertujuan memperluas jaringan bisnis. Ada tujuan yang lebih besar, yaitu memperluas akses energi dan mendekatkan layanan Pertamina kepada masyarakat.

Dalam proses tersebut, masyarakat dan pelaku usaha dapat berkolaborasi menjadi bagian dari ekosistem penyaluran energi Pertamina.

Tak Hanya Bisnis, Ada Misi Pemerataan Energi

Peluang kemitraan SPBU Pertamina memang dapat dilihat sebagai kesempatan bisnis. Namun, perusahaan menekankan bahwa investasi tersebut juga memiliki fungsi dalam mendukung pemerataan energi.

Semakin banyak titik penyaluran tersedia, semakin mudah masyarakat memperoleh BBM. Hal ini penting terutama bagi daerah yang memiliki jarak cukup jauh dari pusat kota atau kawasan dengan fasilitas penyaluran BBM yang masih terbatas.

Selain SPBU reguler, pengembangan SPBU nelayan juga mendapat perhatian. Fasilitas tersebut dapat mendukung kebutuhan energi bagi masyarakat pesisir yang menggantungkan aktivitas ekonominya pada sektor perikanan.

Berita Terkait