Operasi SAR 8 Orang Hilang di Selat Sunda: Basarnas Evaluasi Perpanjangan Waktu Pencarian
Basarnas mengevaluasi perpanjangan operasi SAR delapan orang hilang di Selat Sunda setelah pencarian memasuki hari ketujuh.
fin.co.id - Pencarian terhadap delapan orang yang hilang kontak di Perairan Selat Sunda, Banten, memasuki hari ketujuh pada Senin, 14 September 2026. Basarnas akan menggunakan hasil pencarian pada hari ketujuh sebagai bahan evaluasi untuk menentukan kelanjutan operasi SAR.
Kepala Sub Seksi Operasi dan Siaga Basarnas Banten Rizky Dwianto, mengatakan evaluasi tersebut akan menentukan apakah operasi pencarian dan pertolongan dihentikan atau diperpanjang.
"Untuk perpanjangan ataupun kita hentikan nanti kita lihat dari hasil pelaksanaan hari ketujuh ini sehingga nanti jadi bahan evaluasi kita, apakah operasi akan kita hentikan ataupun diperpanjang," katanya.
Tanda Keberadaan Korban Jadi Pertimbangan
Ahli Muda Bidang Kecelakaan Pelayaran dan Penerbangan Basarnas Rangga Aribowo menjelaskan bahwa Basarnas memiliki sejumlah dasar untuk mempertimbangkan perpanjangan operasi SAR. Salah satu pertimbangannya yaitu masih adanya petunjuk yang mengarah pada keberadaan delapan orang yang hingga kini masih dalam pencarian.
Baca Juga
Menurut Rangga, operasi dapat diperpanjang jika tim masih menemukan tanda-tanda keberadaan korban. Temuan barang-barang milik korban maupun laporan saksi yang melihat sebaran material yang diduga berasal dari kecelakaan juga dapat menjadi pertimbangan.
Sebaliknya, apabila evaluasi tidak menemukan indikasi baru mengenai keberadaan korban ataupun barang yang berkaitan dengan kecelakaan, operasi SAR dapat dinyatakan selesai.
Meski begitu, penghentian operasi SAR tidak serta-merta mengakhiri upaya pencarian terhadap korban. Basarnas dapat mengalihkan status operasi menjadi siaga sehingga pencarian bisa kembali dilakukan apabila muncul petunjuk atau laporan baru.
"Kalaupun seandainya operasi SAR ditutup, berganti mode kesiapsiagaan. Bilamana ditemukan tanda-tanda adanya laporan keberadaan korban, operasi SAR diadakan kembali," katanya.
Gubernur Banten Minta Pencarian Dimaksimalkan
Baca Juga
Sebelumnya, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan harapan agar operasi SAR terhadap delapan warga yang hilang kontak di perairan Selat Sunda diperpanjang apabila sampai hari ketujuh, Senin (14/9), mereka belum ditemukan.
"Harapan saya adalah untuk memaksimalkan pencarian dan memperpanjang waktu pencarian," ujar Andra Soni.
Tim SAR Gabungan hingga kini masih melanjutkan pencarian terhadap delapan orang tersebut. Setiap temuan yang berpotensi memberikan petunjuk mengenai keberadaan mereka juga terus dievaluasi.
Delapan orang itu sebelumnya berangkat menggunakan kapal cepat dari Dermaga Pegedongan, Carita, Kabupaten Pandeglang, pada Senin (7/9) sekitar pukul 14.00 WIB. Mereka menuju kawasan Gunung Anak Krakatau.