Karhutla Makin Meluas, Helikopter Water Bombing Dikerahkan di 6 Provinsi
BNPB kembali menyiapkan operasi udara untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah wilayah Sumatra dan Kalimantan, Jumat, 18 September 2026.
Sementara Mi-8T SBM1 registrasi RDPL-34194 diarahkan ke rute Rsn-Sungai Serai, Kampar Kiri, Kabupaten Kampar.
Operasi water bombing juga disiapkan di Sumatera Selatan dengan sedikitnya lima sasaran. Helikopter VH-UHG diarahkan ke Pangkalan Lampam, Ogan Komering Ilir (OKI), Sektor 1, pada koordinat 03°14'58"S 105°05'14"E.
Helikopter RA 22747 direncanakan menyasar Sungai Menang, OKI, Sektor 1, pada koordinat 03°43'42"S 105°26'36"E.
Masih di Sumatera Selatan, helikopter N360 UH diarahkan ke Rantau Bayur, Banyuasin, Sektor 3. Helikopter RA-22279 direncanakan beroperasi di Gelumbang, Muara Enim, Sektor 3.
Baca Juga
Sedangkan helikopter VH-BHL diarahkan ke Tulung Selapan, OKI, Sektor 1.
Di Jambi, operasi udara direncanakan menyasar kawasan Taman Nasional Berbak Sembilang di Kecamatan Kumpeh, Kabupaten Muaro Jambi, serta wilayah Sadu, Kecamatan Sadu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Kedua lokasi tersebut masuk rencana operasi helikopter Mi-17 1V registrasi VN 8414.
Helikopter Sikorsky UH60A N-274TH juga disiapkan untuk melakukan water bombing di Teluk Dawan, Kecamatan Muaro Sabak Barat, Kabupaten Tanjung Jabung Timur.
Secara keseluruhan, rencana operasi BNPB mencakup enam provinsi, yakni Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Riau, Sumatera Selatan, dan Jambi.
Sasaran operasi tersebar di kawasan hutan dan lahan, sejumlah desa, hingga titik fire spot yang berada di sekitar fasilitas strategis.
Baca Juga
Namun, seluruh pengerahan helikopter tersebut masih bersifat rencana. BNPB menyatakan pelaksanaan operasi akan disesuaikan dengan kondisi aktual di lapangan, terutama faktor visibility.
Karena itu, titik maupun rute yang tercantum dalam laporan merupakan rencana operasi udara untuk 18 September 2026 dan dapat berubah mengikuti perkembangan karhutla serta kondisi penerbangan di masing-masing wilayah.