Indonesia Dorong Ketahanan Global di Sidang Umum PBB, Sugiono Soroti Palestina hingga Reformasi PBB
Menteri Luar Negeri Sugiono dijadwalkan menyampaikan pernyataan nasional Indonesia dalam Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Amerika Serikat, Sabtu 26 September 2026.
Sugiono menyampaikan bahwa MIKTA memiliki peran untuk menjembatani perbedaan di antara berbagai kekuatan dunia sekaligus mendorong lahirnya kerja sama yang lebih konkret.
Indonesia juga mengikuti Pertemuan Tingkat Menteri ASEAN–Pacific Alliance yang melibatkan Meksiko, Kolombia, Peru, dan Chile.
Forum ini membahas penguatan kerja sama lintas kawasan, terutama pada sektor yang dinilai dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Bidang yang menjadi perhatian antara lain pendidikan, pariwisata, digitalisasi, dan pengembangan kota pintar atau smart cities.
Sidang ke-81 Majelis Umum PBB telah dibuka di New York pada 8 September 2026. Menteri Luar Negeri Bangladesh Khalilur Rahman terpilih sebagai Presiden Majelis Umum PBB untuk masa sidang tersebut, menggantikan mantan Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock.
Baca Juga
Sidang kali ini mengangkat tema "Memulihkan kepercayaan, mengelola transformasi: PBB yang memberikan hasil bagi semua".
Sementara itu, sesi Debat Umum Majelis Umum PBB berlangsung pada 22-26 September dan akan dilanjutkan pada 28 September 2026. *