Nasional

Terungkap! Lapas Cibinong Punya 10 Fasilitas Rumah Mewah Bak Apartemen, Untuk Siapa?

Ombudsman Republik Indonesia menemukan sejumlah fasilitas yang disebut memiliki standar layaknya apartemen di kawasan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Terungkap! Lapas Cibinong Punya 10 Fasilitas Rumah Mewah Bak Apartemen, Untuk Siapa?
Lapas Cibinong (YT)

fin.co.id - Ombudsman Republik Indonesia menemukan sejumlah fasilitas yang disebut memiliki standar layaknya apartemen di kawasan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Temuan tersebut didapat Ombudsman saat melakukan inspeksi mendadak (sidak) untuk kedua kalinya ke Lapas Cibinong sepanjang 2026 pada Rabu 23 September 2026.

Anggota Ombudsman RI Fikri Yasin mengatakan fasilitas tersebut berada di bagian belakang lapas dan terpisah dari blok hunian warga binaan pada umumnya.

"Bagus, bagus sekali. Standar apartemen. Artinya walaupun kecil-kecil, kelengkapannya semua ada. Kelengkapan alat rumah tangga semua ada," kata Fikri.

Sidak kali ini berlangsung setelah Ombudsman sebelumnya melakukan kunjungan serupa pada Juli 2026. Namun, saat itu tim Ombudsman mengaku tidak diperbolehkan masuk untuk melakukan pemeriksaan.

Kondisi serupa kembali terjadi pada sidak Rabu kemarin. Tim Ombudsman mengaku sempat tidak mendapatkan akses masuk meski telah membawa surat resmi dan mengenakan atribut lembaga.

Situasi kemudian memanas hingga terjadi cekcok dan aksi saling dorong antara petugas Ombudsman dengan petugas keamanan lapas. Tim Ombudsman akhirnya dapat masuk dan memeriksa sejumlah bagian kawasan tersebut.

Fikri mengatakan salah satu petugas Ombudsman bahkan sempat mengalami kaki terjepit dalam insiden tersebut. Tim tetap berupaya melakukan pemeriksaan karena menjalankan fungsi pengawasan terhadap dugaan maladministrasi pelayanan publik.

"Tentu kami semakin bertanya, ada apa kok kami dihalang-halangi. Setelah ketemu di sana, ternyata banyak sekali rumah yang diduga narapidana ada di dalam sana," ujarnya.

Ada Lebih dari 10 Kamar

Dalam pemeriksaan tersebut, Ombudsman menemukan lebih dari 10 kamar yang tersebar di beberapa bagian kawasan lapas.

Fasilitas yang ditemukan disebut cukup lengkap, mulai dari ruang tamu, kamar tidur, dapur, televisi, kulkas, hingga berbagai perlengkapan memasak.

Ombudsman juga mendapati sekitar enam sampai tujuh orang yang diduga merupakan warga binaan berada secara terpisah dari blok hunian umum.

Namun, Ombudsman belum dapat memastikan identitas maupun status seluruh orang yang berada di fasilitas tersebut.

"Yang sempat kami wawancarai satu. Mungkin ada enam sampai tujuh yang terpisah sendiri," kata Fikri.

Berita Terkait