Tim SAR Evakuasi 14 Jenazah dari Bangkai KM Virgo, Korban Meninggal Jadi 42 Orang
Tim SAR kembali mengevakuasi 14 korban dari KM Virgo Transport 8. Total 42 orang meninggal dunia dan 93 lainnya masih dicari.
fin.co.id - Sebanyak 42 orang kini tercatat meninggal dunia dalam kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, setelah tim SAR gabungan kembali menemukan dan mengevakuasi 14 korban dari dalam bangkai kapal. Evakuasi terbaru tersebut menambah jumlah korban meninggal yang berhasil ditemukan dalam operasi pencarian.
Kepala Basarnas Mohammad Syafii di Jakarta, Kamis, 24 September 2026 mengatakan, temuan tersebut merupakan hasil kerja maksimal tim SAR gabungan dalam pencarian korban, terutama melalui teknik penyelaman langsung ke dalam badan kapal.
"Perjuangan tim SAR gabungan kembali membuahkan hasil. Tim penyelam yang terdiri atas Basarnas Special Group (BSG), TNI AL, dan Potensi SAR berhasil mengevakuasi 14 korban dari dalam kapal," kata dia.
14 Korban Dievakuasi dari Bangkai Kapal
Setelah berhasil dievakuasi dari dalam bangkai KM Virgo Transport 8, seluruh jenazah korban langsung dibawa ke KN SAR Pacitan. Tim kemudian melakukan penanganan darurat awal terhadap para korban di kapal tersebut.
Baca Juga
Proses evakuasi selanjutnya dilakukan melalui jalur udara menuju Banjarmasin. Tim menggunakan armada udara gabungan yang terdiri atas helikopter Basarnas HR-3604 dan helikopter Panther milik TNI AL untuk menerbangkan seluruh jenazah.
Setibanya di Banjarmasin, seluruh jenazah langsung diserahkan kepada tim DVI dan pihak berwenang. Penyerahan tersebut dilakukan untuk menjalani proses identifikasi medis serta penanganan pemulasaraan lebih lanjut.
Data Korban KM Virgo Transport 8
Pemutakhiran data per Kamis (24/9) menunjukkan sebanyak 150 korban dari total manifes telah ditemukan. Jumlah tersebut terdiri atas 108 orang selamat dan 42 orang meninggal dunia.
Sementara itu, sebanyak 93 orang lainnya masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan. Operasi pencarian terus dilakukan untuk menemukan korban yang belum diketahui keberadaannya.