Guru Sekolah Internasional di Tangsel Diduga Lecehkan Siswi Sejak SD, Polisi Turun Tangan
Dugaan tindak pidana itu berlangsung sejak 2023 hingga 2026. Ia menyebut terduga pelaku diduga menggunakan pola child grooming, yakni pendekatan manipulatif untuk membangun kedekatan dan kepercayaan dengan korban sebelum melakukan eksploitasi seksual
Selain itu, Fadhli menyebut terduga pelaku diduga melakukan kontak fisik pada bagian sensitif korban serta meminta foto tidak senonoh. Namun, permintaan foto tersebut disebut ditolak korban.
Kasus Terungkap Setelah Korban Bercerita
Kasus tersebut akhirnya diketahui setelah korban memberanikan diri menceritakan pengalaman yang dialaminya kepada pelatih taekwondo pada awal September 2026.
Menurut Fadhli, pelatih tersebut kemudian menyampaikan cerita korban kepada orang tuanya.
Baca Juga
"Jadi kasus ini akhirnya terbongkar pada awal bulan ini setelah korban memiliki keberanian untuk menceritakan peristiwa yang dialaminya kepada pelatih taekwondo. Karena mungkin korban mendapat ruang aman, jadi mencurahkan isi hatinya kepada sang pelatih, yang kemudian meneruskan informasi ini kepada orang tuanya," papar Fadhli.
Keluarga korban kemudian membawa PR menjalani pemeriksaan psikologis. Berdasarkan pemeriksaan klinis yang disampaikan kuasa hukum, korban disebut mengalami depresi dan trauma berat.
"Pihak keluarga kemudian membawa korban ke psikolog untuk pemeriksaan lebih lanjut, yang akhirnya berhasil mengaitkan perubahan perilaku korban dengan insiden kelam yang dialaminya," kata Fadhli.
Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara utuh dugaan pelecehan seksual tersebut. Status hukum terlapor juga akan bergantung pada hasil penyelidikan dan alat bukti yang diperoleh penyidik. *