Megapolitan . 28/09/2026, 20:34 WIB

60 Tahun Tak Dikeruk, Anak Kali Krukut Kini Dibongkar Total

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

Sedangkan Segmen 3, yang membentang dari Blok G Pasar Tanah Abang hingga Jalan Jatibaru sepanjang 880 meter, masih berada pada tahap perencanaan. Keterbatasan akses alat berat dan lokasi pemuatan menjadi salah satu pertimbangannya.

“Di Segmen 2, pengerukan baru mencapai 35 meter dari 430 meter, di mana proses pengepukan dilakukan secara estafet dan belum masuk tahap loading. Untuk Segmen 3, dari Blok G Pasar Tanah Abang sampai Jalan Jatibaru sepanjang 880 meter, penanganannya masih dalam proses perencanaan karena akses alat dan loading terbatas,” tutur Pramono.

Pramono mengatakan penanganan Anak Kali Krukut tidak akan berhenti setelah sedimentasi diangkat. Pemprov DKI berencana menjadikan kawasan tersebut sebagai area yang ditata secara terpadu.

Rencana itu meliputi pembangunan turap, pembenahan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) komunal, hingga penghijauan di sepanjang bantaran sungai.

“Hari ini saya sengaja datang kembali ke Anak Kali Krukut, dan saya memutuskan bahwa penanganan ini tidak bisa lagi hanya sekadar menggali lumpur. Kita akan menata ini menjadi kawasan terpadu sepanjang 2,3 kilometer secara matang, termasuk pembangunan turap, penataan MCK komunal yang lebih baik, serta penghijauan di sepanjang bantaran,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, Pemprov DKI juga akan mempertimbangkan keberadaan masyarakat yang selama puluhan tahun tinggal sekaligus mencari penghasilan di kawasan tersebut.

“Kami tidak melakukan penggusuran karena masyarakat rata-rata sudah tinggal puluhan tahun dan mencari nafkah di kawasan ini. Yang kita lakukan adalah merapikan fasilitas penunjang seperti MCK agar lebih layak dan bersih, sehingga lingkungannya tertata dengan sehat,” kata Pramono.

Pramono kemudian meminta Dinas Sumber Daya Air Provinsi DKI Jakarta segera memaparkan rancangan teknis penataan kawasan tersebut pada pekan depan.

Pekerjaan fisik ditargetkan mulai berjalan pada awal 2027. Seluruh penataan kawasan diharapkan dapat diselesaikan pada 2028.

“Saya minta minggu depan Kepala Dinas Sumber Daya Air mempresentasikan rencananya, dan awal tahun depan pekerjaan fisik kawasan sudah harus dimulai. Jika regulasinya memerlukan penetapan lokasi, kami dorong demi penataan menyeluruh dengan target rampung pada 2028,” pungkasnya.

Cahyono/Disway

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com