Antrean Haji Mendadak Jadi 14 Tahun, Prabowo Minta Biaya Jemaah Dipangkas
Presiden Prabowo Subianto meminta biaya haji dirumuskan kembali agar lebih terjangkau bagi jemaah.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah memeriksa ulang data jemaah haji yang telah terdaftar.
Kementerian Haji dan Umrah melakukan validasi terhadap sekitar 5,7 juta data jemaah. Dari proses tersebut, ditemukan sekitar 400.000 data yang dinilai tidak valid.
Setelah pemutakhiran data dilakukan, pemerintah menyebut masa antrean faktual haji saat ini berada di angka 14 tahun.
"Sekarang antrean faktual haji itu 14 tahun, sesuai dengan perintah Presiden mencari formula dan membereskan data-data yang invalid itu," kata Dahnil.