Nasional . 28/09/2026, 13:35 WIB

Gibran Bertolak ke Batang, Pastikan Penanganan Korban Dugaan Keracunan MBG

Penulis : Esnoe Faqih Wardhana  |  Editor : Esnoe Faqih Wardhana

fin.co.id - Penanganan korban dugaan keracunan menu Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi perhatian utama Wakil Presiden Gibran Rakabuming saat bertolak menuju Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Senin, 28 September 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan korban dugaan keracunan MBG di Kecamatan Bawang mendapatkan penanganan secara optimal.

"Hari ini saya langsung datang untuk memastikan korban tertangani dengan baik, keluarga mendapat kepastian, investigasi dituntaskan, dan pengawasan diperkuat," ujar Wapres dalam keterangannya.

Dalam kunjungan itu, Gibran menekankan empat hal yang perlu mendapat perhatian, yakni penanganan kesehatan korban, kepastian bagi keluarga, percepatan investigasi, serta penguatan pengawasan keamanan pangan.

Korban Harus Mendapat Perawatan hingga Pulih

Gibran secara khusus meminta agar penanganan kesehatan korban menjadi prioritas utama. Pasien yang masih menjalani perawatan harus tetap mendapatkan pelayanan sampai kondisinya pulih.

Tidak hanya itu, korban yang sudah diperbolehkan pulang, tetapi kembali mengalami keluhan juga harus tetap memperoleh akses pemeriksaan dan penanganan medis lanjutan.

Pemerintah juga memastikan biaya pengobatan seluruh korban tidak membebani keluarga. Karena itu, mekanisme pembiayaan perlu dipastikan berjalan dengan baik di seluruh fasilitas kesehatan yang menangani korban.

Investigasi Diminta Segera Dituntaskan

Mengenai penyebab dugaan keracunan makanan, Gibran menyampaikan bahwa proses pemeriksaan masih berlangsung. Wapres meminta investigasi segera diselesaikan dan hasilnya disampaikan secara transparan kepada publik.

Menurut Gibran, hasil pemeriksaan tersebut diperlukan sebagai bahan evaluasi dan pembelajaran bersama.

"Penyebab kejadian masih dalam proses pemeriksaan, tapi investigasi harus segera dituntaskan dan penyampaian hasil investigasi harus secara transparan, sehingga dapat menjadi pembelajaran bersama," kata Wapres.

Selain menuntaskan investigasi, Gibran meminta dilakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan program, terutama dalam aspek pengawasan keamanan pangan.

Evaluasi mencakup pemenuhan standar higiene, waktu pengolahan, penyimpanan, distribusi, hingga pengawasan langsung di lapangan.

"Evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh, standar keamanan pangan harus dipastikan, dan setiap temuan harus segera diperbaiki. Kita ingin program prioritas Presiden ini memberikan manfaat sebesar-besarnya dengan keamanan dan kualitas makanan sebagai prioritas," jelas Wapres.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com