Sofa, AC hingga Pigura Hilang Usai Temuan Ombudsman, Kalapas Cibinong: Saya yang Perintahkan
Rapat Komisi XIII DPR RI memanas setelah anggota dewan menyoroti pemindahan sejumlah barang dari rumah dinas petugas Lapas Cibinong usai pemeriksaan Ombudsman RI.
Selain sofa dan AC, Yanuar turut mempertanyakan sebuah pigura foto atas nama Jimmy Masrin yang sebelumnya disebut berada di rumah dinas Kasi Kamtib.
"Itu ada pigura, ya bingkai foto atas nama Jimmy Masrin. Ini ada di rumah siapa, Pak Kalapas?" tanya Yanuar.
Wisnu menjawab bahwa pigura tersebut berada di rumah Kepala Seksi Keamanan dan Ketertiban.
Yanuar kemudian menanyakan apakah pejabat tersebut hadir dalam rapat. Wisnu menjelaskan bahwa yang bersangkutan tidak datang karena sedang sakit demam.
Baca Juga
Saat ditanya mengenai surat dokter sebagai bukti ketidakhadiran, Wisnu mengatakan dokumen tersebut belum diterima.
Yanuar menilai persoalan tersebut tidak bisa dianggap sepele karena berkaitan dengan pelaksanaan fungsi pengawasan.
"Jadi jangan main-main, Pak, dengan publik. Jangan main-main dengan pengawasan," kata Yanuar.
Pertanyaan berikutnya diarahkan pada kapan pigura dengan nama Jimmy Masrin tersebut mulai berada di rumah dinas.
Wisnu sempat menjelaskan keterangan yang diperolehnya dari Kasi Kamtib mengenai kegiatan razia pada Selasa, 22 September 2026. Dalam kegiatan tersebut, tim Kamtib melakukan pemeriksaan di blok hunian dan menemukan sejumlah barang yang dilarang.
Namun, Yanuar kembali mengarahkan pertanyaan pada waktu keberadaan pigura tersebut di rumah dinas.
Baca Juga
"Bukan! Pigura tadi itu lho yang ada di Kasi Kamtib tadi sudah berapa lama?" ungkap Yanuar.
Wisnu kembali menyampaikan keterangan berdasarkan informasi dari Kasi Kamtib.
Yanuar kemudian meminta agar jawaban yang diberikan tidak mengaburkan pertanyaan mengenai asal dan keberadaan barang-barang tersebut.
"Saya ingatkan ya. Jangan tutupi kebohongan dengan kebohongan. Ini rakyat lihat. Makanya saya tanya sejak kapan pigura itu ada? Sejak kapan kulkas itu ada? Sejak kapan sofa-sofa itu ada di situ? Ini barang gede, Pak," cecar Yanuar.
Selain keberadaan barang-barang tersebut, Yanuar juga mempertanyakan sistem pengawasan di kawasan rumah dinas. Salah satu yang disoroti adalah tidak adanya kamera CCTV di lokasi tersebut.
Berita Terkait
DPR Minta Kalapas Cibinong dan Kanwil Dicopot, Dinilai Coreng Komisi XIII
Kejagung Masih Buru Riza Chalid, Red Notice Sudah Terbit