Anggaran MBG 2027 Tembus Rp232,8 Triliun, Subsidi Energi Justru Turun
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali mendapat porsi anggaran yang sangat besar dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2027.
Anggaran subsidi BBM dan LPG 3 kg ditetapkan sebesar Rp131,39 triliun, turun dari usulan sebelumnya sebesar Rp143,84 triliun.
Sementara itu, subsidi listrik tetap berada di angka sekitar Rp130,11 triliun.
Perubahan tersebut tentu menjadi perhatian karena BBM dan LPG 3 kg merupakan kebutuhan yang bersentuhan langsung dengan kehidupan masyarakat sehari-hari.
Mulai dari mobilitas masyarakat hingga kebutuhan memasak rumah tangga, perubahan kebijakan subsidi energi bisa memberikan dampak yang cukup luas.
Baca Juga
Meski anggaran subsidi energi mengalami penurunan, kebijakan tersebut tidak otomatis berarti pemerintah mengurangi perhatian terhadap masyarakat berpenghasilan rendah.
Ketua Badan Anggaran DPR RI Said Abdullah sebelumnya menjelaskan bahwa perubahan tersebut berkaitan dengan upaya memperbaiki ketepatan sasaran penerima subsidi.
Artinya, pemerintah ingin memastikan subsidi benar-benar dinikmati masyarakat yang membutuhkan, bukan justru kelompok masyarakat yang secara ekonomi sudah mampu.
Penataan data penerima menjadi salah satu bagian penting dalam kebijakan tersebut.
Dengan data yang lebih akurat, subsidi diharapkan dapat diberikan secara lebih tepat sasaran sekaligus mengurangi potensi pemborosan anggaran negara.
Selain subsidi energi, sejumlah kementerian juga tercatat memiliki pagu anggaran yang lebih rendah dibandingkan tahun sebelumnya.
Baca Juga
Kementerian Kesehatan, misalnya, dalam rancangan anggaran 2027 mendapatkan alokasi sekitar Rp102,1 triliun.
Sementara itu, Kementerian Pekerjaan Umum mendapatkan alokasi sekitar Rp114,6 triliun dalam RAPBN 2027.
Namun, perubahan anggaran tersebut tidak bisa langsung disimpulkan sebagai bentuk pemangkasan anggaran untuk kemudian dialihkan ke program MBG.
Penyusunan APBN merupakan proses yang kompleks karena pemerintah harus membagi ruang fiskal untuk berbagai kebutuhan.
Mulai dari pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial, pangan, energi, pembangunan infrastruktur, hingga pengentasan kemiskinan.