Kebakaran Gudang Kayu dan Bengkel Kapal di Muara Angke, Kerugian Capai Rp1 Miliar
Api diduga muncul akibat korsleting listrik dari salah satu bangunan. Kobaran api kemudian membesar dan merambat ke bangunan bengkel kapal yang berada di sebelah gudang kayu.
fin.co.id - Kebakaran melanda gudang kayu dan bengkel kapal di Jalan Mandala Bahari, Muara Angke, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Senin 5 Oktober malam.
Api diduga muncul akibat korsleting listrik dari salah satu bangunan. Kobaran api kemudian membesar dan merambat ke bangunan bengkel kapal yang berada di sebelah gudang kayu.
Berdasarkan keterangan saksi, api terlihat membesar dari gudang kayu. Saksi kemudian berupaya meminta bantuan kepada petugas Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu pada pukul 22.15 WIB.
Petugas langsung menuju lokasi dan memulai proses pemadaman sekitar pukul 22.20 WIB.
Baca Juga
Kepala Seksi Operasi Sudin Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu Gatot Sulaeman mengatakan petugas mengerahkan puluhan personel dan armada pemadam untuk mengendalikan kobaran api.
“Kami mengerahkan 85 personel dengan 17 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan kebakaran tersebut,” ujar Gatot di Jakarta, Selasa 6 Oktober 2026.
Petugas kemudian berhasil melokalisasi kobaran api. Setelah api berhasil dikendalikan, proses pendinginan mulai dilakukan pada pukul 23.39 WIB.
“Api baru bisa dipadamkan Selasa dini hari pukul 00.40 WIB dan kebakaran dapat diatasi petugas dalam keadaan aman,” ungkap Gatot.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Petugas memastikan seluruh proses penanganan kebakaran berlangsung dalam kondisi aman.
Kerugian Ditaksir Rp1 Miliar
Baca Juga
Kebakaran tersebut menghanguskan gudang kayu sekaligus bengkel kapal yang memiliki luas sekitar 300 meter persegi.
Akibat kejadian itu, kerugian materi ditaksir mencapai Rp1 miliar.
“Objek yang terbakar gudang kayu dengan bengkel kapal seluas 300 meter persegi, dengan taksiran kerugian sebesar Rp1 miliar,” kata Gatot.
Petugas menduga kebakaran bermula dari korsleting listrik. Api yang cepat membesar kemudian merambat dari gudang kayu menuju bengkel kapal di sebelahnya.
Meski menyebabkan kerusakan dan kerugian material cukup besar, kebakaran tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. *