Video Kepala DLH Bekasi Diduga Hina Wartawan, Sebut Wajah Jelek dan Bau: Saya Bukan Menghina Tapi Dia Sudah Hina
Dalam video tersebut, Doni terlihat mengusir wartawan yang berada di hadapannya. Dalam percakapan itu, muncul ucapan penghinaan terhadap fisik wartawan.
Ia kemudian menjelaskan bahwa persoalan muncul ketika proses wawancara berlangsung. Doni mengaku memiliki alasan personal sehingga tidak bersedia diwawancarai secara langsung oleh M.
Namun, ia membantah sikap tersebut sebagai bentuk penolakan terhadap wartawan maupun profesi jurnalistik.
“Kalau saya tidak menerima wartawan, saya pikir salah. Namun ternyata mereka sengaja mem-framing saya dengan berita tidak benar. Padahal sebelumnya saya telah menerima dua orang wartawan tersebut untuk wawancara di ruangan kerja,” ujarnya.
Klaim Wawancara Sempat Berlangsung
Doni menyebut proses wawancara tetap berjalan. Namun, ia mengaku ada pihak yang beberapa kali memotong penjelasan ketika dirinya memberikan keterangan.
Baca Juga
“Saya diwawancarai oleh dua wartawan. Saat wawancara berlangsung ada salah satu orang selalu memotong penjelasan saya,” jelasnya.
Menurut Doni, kondisi tersebut membuat informasi yang disampaikannya berpotensi tidak tersampaikan secara lengkap. Ia kemudian memilih melanjutkan komunikasi dengan wartawan lain yang dinilainya dapat mengikuti proses wawancara dengan lebih baik.
Persoalan lain yang turut disoroti Doni adalah komunikasi M dengan anggota keluarganya terkait urusan pekerjaan.
Doni menilai persoalan yang berkaitan dengan tugasnya sebagai pejabat tidak semestinya melibatkan anggota keluarga.
“Kalau urusan pekerjaan saya, menurut saya tidak etis menghubungi kakak saya. Kenapa? Karena tidak ada hubungannya pekerjaan saya dengan keluarga,” katanya.
Baca Juga
Ia mengatakan pertimbangan tersebut juga berkaitan dengan kondisi orang tuanya yang sudah lanjut usia. Doni mengaku tidak memahami alasan urusan pekerjaannya dikaitkan dengan keluarganya.
“Saya berpikir menjaga kesehatan orang tua saya. Saya bertanya, mengaku wartawan, kenapa mengait-ngaitkan dengan keluarga,” ujarnya.
Doni Bantah Hina Profesi Wartawan
Doni menegaskan persoalan yang terjadi merupakan masalah personal dengan salah satu wartawan dan bukan bentuk penolakan terhadap profesi jurnalistik.
Menurutnya, hubungan antara wartawan dan narasumber seharusnya tetap berjalan secara profesional. Ia menilai persoalan pekerjaan sebaiknya dikomunikasikan langsung dengan pihak yang memiliki kewenangan memberikan informasi.