Houthi Serangan Bandara Riyadh, 12 Orang Tewas, 309 Lainnya Luka-luka
Dalam pernyataannya, GACA menyebutkan korban tewas terdiri atas empat warga negara Arab Saudi, dua warga Bangladesh, serta masing-masing satu warga Amerika Serikat, Mesir, Yordania, Suriah, Palestina, dan Sudan.
Kementerian Luar Negeri Arab Saudi juga meminta warga negaranya yang sedang melakukan perjalanan untuk menghubungi kedutaan setempat apabila rencana perjalanan mereka terganggu akibat serangan tersebut.
????????????????A US citizen is DEAD after Saudi airport attack
12 lives lost, over 300 wounded and counting…
King Khalid Airport in Riyadh is in total CARNAGE.
Officials insist the conflict is "contained," while ballistic missiles flatten civilian departure lounges and KILL travelers from nine other nations.
This isn't distant crossfire anymore, it's a full-scale international inferno.
Writer: Bri
Baca Juga
https://t.co/eBvPg9qvO0
— Mario Nawfal (@MarioNawfal) October 10, 2026
Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan Washington mempertimbangkan kemungkinan bergabung dalam serangan Arab Saudi terhadap Houthi di Yaman.
Baca Juga
Saat ditanya wartawan di luar Gedung Putih mengenai kemungkinan keterlibatan AS, Trump mengatakan pemerintahannya akan segera mengambil keputusan.
"Kami mungkin akan melakukannya. Kami akan mempertimbangkannya. Kami baru mengetahui serangan terbaru ini, jadi kami akan mengambil keputusan. Kami bergerak sangat cepat," kata Trump.
Dia juga mengomentari serangan terhadap bandara di Riyadh.
"Arab Saudi adalah petarung yang tangguh, tetapi menurut saya serangan itu merupakan tindakan yang mengerikan," ujarnya.
Pernyataan Trump muncul di tengah meningkatnya ketegangan antara Houthi dan koalisi pimpinan Arab Saudi di Yaman.
Sejumlah kedutaan asing di Riyadh, termasuk perwakilan Amerika Serikat, Inggris, Irlandia, dan Kanada, mengeluarkan imbauan keamanan kepada warga negara mereka setelah serangan tersebut.
Perwakilan AS menyatakan mengetahui adanya serangan di Bandara Internasional King Khalid dan sangat merekomendasikan warga negaranya untuk menghindari bandara serta kawasan di sekitarnya.
Kedutaan Inggris dan Irlandia memperingatkan warga mereka mengenai insiden serius di bandara tersebut. Sementara itu, Kedutaan Kanada meminta warganya menghindari perjalanan ke bandara karena aktivitas militer masih berlangsung.
Kementerian Luar Negeri Qatar juga mengecam serangan itu dengan keras dan menyebutnya sebagai ancaman langsung terhadap keamanan kawasan. Yordania dan Oman menyampaikan simpati serta solidaritas kepada Arab Saudi.
Kedutaan Jepang turut mengecam serangan Houthi terhadap bandara dan fasilitas sipil lainnya di Arab Saudi.
Di sektor penerbangan, Kuwait Airways mengumumkan pembatalan sejumlah penerbangan karena bandara ditutup akibat situasi keamanan.
Pada Kamis, juru bicara militer Houthi mengklaim telah meluncurkan rudal balistik ke arah bandara di Riyadh. Kelompok tersebut menyatakan rudal berhasil mengenai sasaran, menyebabkan kerusakan dan mengganggu lalu lintas udara.