IHSG Tertekan di Awal Pekan, Investor Waspadai Harga Minyak dan Gejolak Global
IHSG melemah 0,48% ke 6.064,27. Investor mencermati harga minyak, inflasi AS, ketegangan Timur Tengah, dan agenda ekonomi global.
Penguatan juga terjadi di Wall Street. Indeks S&P 500 naik 0,59 persen ke level 7.811,54, Nasdaq Composite menguat 0,64 persen ke 27.336,17, sedangkan Dow Jones Industrial Average bertambah 0,83 persen ke posisi 51.654,95.
Berbeda dengan bursa Eropa dan AS yang kompak menguat pada penutupan Jumat, pasar saham Asia bergerak bervariasi pada perdagangan Senin pagi.
Indeks Shanghai melemah 0,10 persen ke posisi 3.809,96. Kospi turun 2,135 persen ke level 6.479,39.
Sebaliknya, Hang Seng menguat 0,18 persen ke posisi 24.290,50. Indeks Kuala Lumpur naik 0,43 persen ke level 1.615,36, sementara Straits Times bertambah 0,64 persen ke posisi 5.436,90.
Baca Juga
Di tengah perbedaan arah bursa global tersebut, pelaku pasar akan mencermati perkembangan ekonomi dan geopolitik sepanjang pekan ini. Untuk IHSG, Phintraco Sekuritas memperkirakan indeks bergerak konsolidasi dalam rentang 6.000-6.215, dengan harga minyak dan perluasan cakupan saham HSC sebagai faktor yang perlu diwaspadai.