Nasional

Kaget Karhutla Tersisa 639 Hektare, Prabowo Langsung Siapkan 200 Pompa Air

Presiden Prabowo Subianto mengaku sempat memperkirakan luas kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia masih mencapai puluhan hingga ratusan ribu hektare.

Kaget Karhutla Tersisa 639 Hektare, Prabowo Langsung Siapkan 200 Pompa Air
Relawan BP-08 meminta pemerintah tidak cepat puas dengan tingkat kepuasan publik 79,3 persen.

“Taman Nasional Tanjung Puting menjadi perhatian karena itu taman nasional,” ujar Prabowo.

Medan Rawa Hambat Pemadaman, Prabowo Siapkan 200 Pompa Air

Dalam laporan terpisah, Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin menjelaskan bahwa kebakaran di Taman Nasional Tanjung Puting tersebar di beberapa titik. Kondisi geografis berupa lahan rawa menjadi kendala utama karena menyulitkan kendaraan untuk menjangkau lokasi kebakaran.

Untuk mengatasi hambatan tersebut, Pangdam mengusulkan pengadaan pompa air berukuran kecil agar proses pemadaman dapat dilakukan lebih efektif.

Saat ditanya mengenai jumlah kebutuhan pompa, Pangdam memperkirakan diperlukan sekitar 50 unit. Namun, Prabowo memutuskan memberikan bantuan sebanyak 200 unit, jauh di atas jumlah yang diajukan.

“Berapa kau butuh pompa air? 50? Saya kirim 200,” ujar Prabowo.

Selain bantuan pompa, Pangdam mengusulkan pembangunan sumur bor sebagai sumber pasokan air di sekitar titik kebakaran. Menurutnya, karakteristik lahan rawa memungkinkan pencarian sumber air melalui pengeboran dengan kedalaman sekitar 10 hingga 15 meter.

Prabowo menyetujui usulan tersebut dengan menyiapkan anggaran sebesar Rp2 miliar untuk pembangunan 200 titik bor air.

“Saya kirim Rp2 miliar, 200 titik,” kata Prabowo.

Presiden juga menginstruksikan agar warga setempat dilibatkan dalam proses pembangunan sumur bor. Keterlibatan masyarakat diharapkan dapat mempercepat penyediaan sumber air sehingga upaya pemadaman karhutla di lapangan berjalan lebih optimal.

Berita Terkait