KPK Gelar OTT ke-22 Tahun Ini, Sejumlah Pihak Terkait BNPB Diamankan
Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, operasi ke-22 sepanjang 2026 tersebut berkaitan dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Aktivitas penindakan kembali berlanjut pada Juni. Dalam rangkaian operasi bulan itu, KPK menangani perkara yang melibatkan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim, yang disebut menyerahkan diri. KPK juga menangkap Bupati Muara Enim Edison dalam OTT ke-12 serta seorang aparatur sipil negara (ASN) Badan Pemeriksa Keuangan RI dalam OTT ke-13 yang merupakan pengembangan dari operasi sebelumnya.
Selain itu, OTT ke-14 berkaitan dengan Bupati Kuantan Singingi Suhardiman Amby, yang disebut menyerahkan diri.
Pada Juli 2026, KPK melanjutkan penindakan melalui OTT ke-15 hingga ke-18. Sejumlah kepala daerah yang disebut dalam rangkaian operasi tersebut adalah Bupati Langkat Syah Afandin alias Ondim, Bupati Sukoharjo Etik Suryani, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini, dan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro.
Memasuki Agustus, KPK menggelar OTT ke-19 yang menyasar jajaran rektorat Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed).
Baca Juga
Sementara itu, pada September 2026, KPK melakukan OTT ke-20 terkait dugaan korupsi di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN). Pada periode yang sama, KPK juga menangkap Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena.
Kini, OTT yang berkaitan dengan BNPB menjadi bagian terbaru dari rangkaian penindakan KPK sepanjang tahun ini. Keterangan resmi mengenai identitas pihak yang diamankan, dugaan perkara, dan status hukum mereka masih ditunggu.