Nasional . 14/10/2026, 18:18 WIB

1.845 Peserta Rebut 405 Kursi Poltekimipas 2026, Kemenimipas Tegaskan Tak Ada Jalur Titipan!

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Persaingan masuk Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan Indonesia (Poltekimipas) Tahun Anggaran 2026 semakin ketat. Sebanyak 1.845 calon taruna dan taruni mengikuti seleksi kesehatan dan pengamatan fisik untuk memperebutkan 405 formasi pendidikan kedinasan, dengan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) menegaskan komitmen terhadap seleksi yang transparan dan bebas kecurangan.

Seleksi kesehatan dan pengamatan fisik tersebut dimulai pada Rabu, 14 Oktober 2026, di Rumah Sakit Bhayangkara Brimob Kelapa Dua, Depok. Tahapan ini dijadwalkan berlangsung hingga 16 Oktober 2026 sebagai bagian dari rangkaian seleksi lanjutan bagi peserta yang telah lolos tahap sebelumnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Imigrasi dan Pemasyarakatan (BPSDM Imipas), Muhammad Tito Andrianto, menegaskan bahwa seluruh proses penerimaan calon taruna dan taruni dilaksanakan dengan mengedepankan prinsip transparansi, objektivitas, keadilan, dan akuntabilitas.

“Setiap peserta memiliki kesempatan yang sama untuk menunjukkan kemampuan dan memenuhi standar yang telah ditetapkan. Kami berkomitmen memastikan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara transparan, objektif, dan akuntabel. Tidak ada ruang bagi praktik kecurangan maupun intervensi yang dapat mencederai integritas proses seleksi,” kata Tito.

Ombudsman Turun Langsung Pantau Seleksi

Untuk memperkuat pengawasan dan memastikan keterbukaan proses seleksi, pelaksanaan hari pertama turut dipantau Ketua Ombudsman Republik Indonesia, Nuzran Joher.

Kehadiran unsur pengawas eksternal tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong penyelenggaraan pelayanan publik yang transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.

“hari ini kami meninjau dan memantau langsung sebagai bentuk upaya Ombudsman bekerja sama dengan Kementerian Imipas dalam rangka keterbukaan publik. Bahwa semua unit pelayanan publik transparan, terbuka untuk umum,” ujar Ketua Ombudsman RI.

Sebelum memasuki tahap seleksi kesehatan, peserta telah melewati seleksi administrasi dan Seleksi Kompetensi Dasar (SKD). Pada tahapan SKD, panitia menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mendukung penilaian yang terstandar dan objektif.

Setelah seleksi kesehatan dan pengamatan fisik, peserta akan menghadapi tahapan lanjutan lainnya, yakni Seleksi Kesamaptaan, Seleksi Psikologi, serta Seleksi Wawancara dan Keterampilan.

Seluruh tahapan tersebut menerapkan sistem gugur berdasarkan mekanisme dan standar penilaian yang telah ditetapkan.

Seleksi Gratis, Waspadai Janji Kelulusan

Kemenimipas menegaskan bahwa seluruh proses Seleksi Penerimaan Calon Taruna dan Taruni Poltekimipas Tahun Anggaran 2026 tidak dipungut biaya.

Peserta, keluarga, dan masyarakat diminta waspada terhadap pihak-pihak yang menjanjikan kelulusan dengan meminta uang atau imbalan dalam bentuk apa pun.

Segala bentuk penyuapan, pemberian imbalan, maupun kecurangan lainnya akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com