Internasional . 14/10/2026, 10:32 WIB
Penulis : Afdal Namakule | Editor : Afdal Namakule
Sebaliknya, sebagian besar penasihat Trump dilaporkan lebih memilih melanjutkan kebijakan sanksi dan tekanan ekonomi. Pendekatan tersebut dinilai menjadi alternatif untuk menekan Teheran tanpa harus kembali membuka konflik bersenjata.
Perbedaan pandangan ini membuat arah kebijakan Washington terhadap Iran masih belum sepenuhnya jelas, terutama menjelang pemilihan sela Kongres AS.
Ketegangan tersebut juga berpotensi berdampak terhadap agenda politik Israel.
Dalam laporan yang sama, Kepala Staf Angkatan Darat Israel Letnan Jenderal Eyal Zamir disebut telah menyampaikan peringatan kepada Ketua Dewan Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine mengenai risiko pecahnya pertempuran dalam tiga pekan mendatang.
Zamir dilaporkan menilai konflik baru dapat memaksa penundaan pemungutan suara di Israel yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober. Kekhawatiran itu berkaitan dengan kemungkinan serangan balasan rudal dari Iran apabila operasi militer kembali dilancarkan.
Skenario tersebut memperlihatkan bahwa eskalasi konflik tidak hanya menyangkut kepentingan militer kedua negara, tetapi juga dapat mengganggu agenda politik dan keamanan regional.
Di tengah meningkatnya kekhawatiran terhadap kemungkinan perang baru, upaya diplomatik untuk meredakan ketegangan masih berlangsung.
Menurut laporan tersebut, mediator Qatar masih menunggu tanggapan Iran terhadap usulan balasan terbaru yang diajukan Amerika Serikat.
Belum adanya jawaban yang dilaporkan itu membuat perkembangan jalur diplomasi menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan arah hubungan Washington dan Teheran.
Hingga informasi tersebut dilaporkan, belum ada kepastian bahwa Trump dan Netanyahu telah mengambil keputusan untuk melancarkan operasi militer baru. Di satu sisi, Gedung Putih membantah adanya pembahasan untuk memulai kembali perang. Di sisi lain, laporan mengenai kesiapan militer dan perbedaan pandangan di lingkaran pemerintahan AS menunjukkan bahwa kemungkinan eskalasi masih menjadi isu yang dipantau.
Sumber: Anadolu
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media