Politik

130 Becak Listrik Disalurkan ke Pengayuh Lansia di Kabupaten Bogor

Sebanyak 130 unit becak listrik disalurkan kepada para pengayuh becak di Kabupaten Bogor melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Sabtu, 17 Oktober 2026.

130 Becak Listrik Disalurkan ke Pengayuh Lansia di Kabupaten Bogor
Sebanyak 130 unit becak listrik disalurkan kepada para pengayuh becak di Kabupaten Bogor melalui Yayasan Gerakan Solidaritas Nasional (GSN), Sabtu, 17 Oktober 2026.

Ia berharap bantuan becak listrik dapat memberikan dampak langsung bagi penerima, khususnya pengayuh lanjut usia yang masih harus bekerja demi memenuhi kebutuhan hidup.

Sementara itu, Ketua Umum GSN Nanik S Deyang menyampaikan bahwa Kabupaten Bogor saat ini memperoleh alokasi sebanyak 130 unit becak listrik. Jumlah tersebut masih memungkinkan untuk ditambah jika ditemukan pengayuh yang memenuhi persyaratan tetapi belum menerima bantuan.

“Ada 130, tapi katanya tadi ada kekurangan, nanti kita tambah lagi. Kita akan berikan semua karena jumlahnya tidak banyak,” katanya.

Nanik menjelaskan, GSN melakukan pendataan dan verifikasi untuk memastikan bantuan diterima oleh pengayuh yang benar-benar memenuhi kriteria. Program tersebut diprioritaskan bagi orang yang telah lama menjalani profesi sebagai pengayuh becak, bukan untuk masyarakat secara umum.

Proses verifikasi dilakukan dengan mendatangi langsung rumah calon penerima sekitar satu bulan sebelum penyaluran. Petugas memeriksa pekerjaan serta kondisi calon penerima agar distribusi bantuan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan.

“Pendataan kami lakukan langsung ke rumah calon penerima sebulan sebelum penyaluran agar tepat sasaran. Program ini sudah berjalan sejak 2023, berawal dari kepedulian Pak Prabowo terhadap pengayuh becak yang hidup dalam keterbatasan,” jelasnya.

Program becak listrik yang dijalankan GSN telah menjangkau sejumlah wilayah di Indonesia. Secara keseluruhan, yayasan tersebut tercatat telah menyalurkan sekitar 14 ribu unit becak listrik kepada para pengayuh.

Penyaluran bantuan di Kabupaten Bogor diharapkan dapat membantu para pengayuh lansia tetap bekerja dengan beban fisik yang lebih ringan. Dengan demikian, mereka diharapkan dapat mempertahankan sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

kan berikan semua karena jumlahnya tidak banyak,” katanya.

Nanik menjelaskan, GSN melakukan pendataan dan verifikasi untuk memastikan bantuan diterima oleh pengayuh yang benar-benar memenuhi kriteria. Program tersebut diprioritaskan bagi orang yang telah lama menjalani profesi sebagai pengayuh becak, bukan untuk masyarakat secara umum.

Proses verifikasi dilakukan dengan mendatangi langsung rumah calon penerima sekitar satu bulan sebelum penyaluran. Petugas memeriksa pekerjaan serta kondisi calon penerima agar distribusi bantuan sesuai dengan sasaran yang telah ditetapkan.

“Pendataan kami lakukan langsung ke rumah calon penerima sebulan sebelum penyaluran agar tepat sasaran. Program ini sudah berjalan sejak 2023, berawal dari kepedulian Pak Prabowo terhadap pengayuh becak yang hidup dalam keterbatasan,” jelasnya.

Program becak listrik yang dijalankan GSN telah menjangkau sejumlah wilayah di Indonesia. Secara keseluruhan, yayasan tersebut tercatat telah menyalurkan sekitar 14 ribu unit becak listrik kepada para pengayuh.

Penyaluran bantuan di Kabupaten Bogor diharapkan dapat membantu para pengayuh lansia tetap bekerja dengan beban fisik yang lebih ringan. Dengan demikian, mereka diharapkan dapat mempertahankan sumber penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Berita Terkait