Megapolitan . 19/10/2026, 17:39 WIB

Pramono Gelontorkan Rp100 Miliar untuk Beasiswa LPDP Jakarta 2027, Kuota 75 Orang

Penulis : Mihardi  |  Editor : Mihardi

fin.co.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran Rp100 miliar dalam APBD 2027 untuk mendukung program beasiswa LPDP Jakarta dengan perkiraan penerima 50–75 orang. Selain berkonsultasi dengan LPDP pusat mengenai kuota, Pemprov DKI juga menjajaki kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi ternama di berbagai negara.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo memastikan dana sebesar Rp100 miliar telah disiapkan untuk membiayai pelaksanaan program beasiswa tersebut. Anggaran ini menjadi salah satu bentuk dukungan Pemprov DKI dalam membuka akses pendidikan bagi masyarakat.

“Dana yang Rp100 miliar itu sudah masuk dalam APBD yang ada,” kata Pramono di Jakarta Timur, Senin, 19 Oktober 2026.

Meski anggaran telah dialokasikan, jumlah pasti penerima beasiswa masih dalam tahap pembahasan. Pemprov DKI Jakarta akan berkoordinasi dengan LPDP pusat untuk menentukan kuota yang sesuai dengan rencana pelaksanaan program.

Pramono menyebut, jumlah penerima beasiswa pada tahap awal diperkirakan berkisar antara 50 hingga 75 orang. Angka tersebut belum menjadi keputusan final karena masih perlu dikonsultasikan dengan pihak terkait.

Ia menjelaskan, pelaksanaan awal program akan melibatkan LPDP pusat. Kendati demikian, Pemprov DKI Jakarta tetap memegang kewenangan penuh dalam menentukan peserta yang berhak menerima beasiswa.

“Mengenai jumlah antara 50 sampai 75 tentunya itu angka yang akan kami konsultasikan nanti dengan LPDP pusat, karena tetap di tahap awal penyelenggaraannya bersama-sama dengan LPDP pusat, tetapi yang memilih, menentukan sepenuhnya adalah Pemerintah DKI Jakarta,” ujar Pramono.

Di sisi lain, Pemprov DKI Jakarta juga mulai menjajaki peluang kerja sama dengan sejumlah perguruan tinggi di luar negeri untuk mendukung program beasiswa tersebut. Beberapa universitas ternama di Amerika Serikat disebut telah membuka peluang untuk menjalin kolaborasi.

Dua kampus yang masuk dalam penjajakan kerja sama itu adalah New York University dan Columbia University. Selain Amerika Serikat, Pemprov DKI turut membidik perguruan tinggi di Inggris, Australia, China, Jepang, Korea Selatan, serta sejumlah negara lainnya.

Pramono menilai, kolaborasi dengan institusi pendidikan internasional dapat memperluas kesempatan mahasiswa untuk melanjutkan studi sekaligus mengembangkan kompetensi di berbagai bidang.

“Beberapa perguruan tinggi yang akan membuka diri untuk bisa bekerja sama dengan DKI, salah satu contohnya adalah New York University, Columbia, kemudian juga dari beberapa perguruan tinggi yang ada di Inggris, di Australia, dan sebagainya,” kata Pramono.

Melalui program LPDP Jakarta, Pemprov DKI berharap kesempatan memperoleh pendidikan tinggi di luar negeri semakin terbuka bagi mahasiswa. Penentuan kuota penerima, mekanisme seleksi, dan bentuk kerja sama dengan LPDP pusat maupun universitas tujuan menjadi bagian dari persiapan program yang akan dilaksanakan pada 2027.

           

Network:
FinNews.id  |  Radarpena.co.id  |  IKNpos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com