Politik

Survei PPI: Prabowo Unggul di Tiga Simulasi Pilpres 2029, Elektabilitas Tembus 40,5 Persen

Survei PPI menempatkan Prabowo Subianto di posisi teratas dalam tiga simulasi Pilpres, dengan elektabilitas tertinggi mencapai 40,5 persen.

Survei PPI: Prabowo Unggul di Tiga Simulasi Pilpres 2029, Elektabilitas Tembus 40,5 Persen
Survei PPI menempatkan Prabowo Subianto di posisi teratas dalam tiga simulasi Pilpres.

fin.co.id - Presiden Prabowo Subianto memimpin persaingan dalam tiga skenario pemilihan presiden berdasarkan survei terbaru Parameter Politik Indonesia (PPI). Elektabilitas Prabowo konsisten berada di posisi teratas, mulai dari simulasi terbuka dengan 20 nama tokoh hingga skenario lima kandidat yang diperkirakan maju dalam Pilpres 2029.

Dalam simulasi dengan lima kandidat, Prabowo meraih elektabilitas 40,5 persen. Angka tersebut menjadi capaian tertinggi dibandingkan dua simulasi lainnya. Sementara itu, dalam simulasi terbuka, elektabilitas Prabowo tercatat 31,6 persen, kemudian meningkat menjadi 34 persen pada simulasi yang melibatkan 17 nama.

Direktur Eksekutif PPI Adi Prayitno memaparkan hasil tersebut dalam peluncuran Survei Nasional bertajuk "Evaluasi 2 Tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran" di Jakarta, Minggu, 18 Oktober 2026. PPI menggunakan pertanyaan yang sama untuk mengukur pilihan responden dalam ketiga skenario pemilihan presiden.

"Jika pemilihan presiden dilaksanakan saat ini, siapakah yang akan anda pilih menjadi Presiden Republik Indonesia?"

Hasil survei itu memperlihatkan Prabowo unggul atas sejumlah tokoh lain, termasuk Anies Baswedan, Dedi Mulyadi, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Gibran Rakabuming Raka. Meski demikian, persentase elektabilitas para tokoh berbeda sesuai dengan komposisi kandidat dalam setiap simulasi.

Prabowo Unggul dalam Simulasi Terbuka dan 17 Kandidat

Pada simulasi terbuka yang mencakup 20 nama tokoh, kepala daerah, menteri, dan presiden, Prabowo memperoleh elektabilitas 31,6 persen dari total 1.200 responden. Dedi Mulyadi menempati posisi kedua dengan 11,4 persen, disusul Anies Baswedan sebesar 10,1 persen.

Berikutnya, Gibran Rakabuming Raka meraih 6,9 persen dan Ganjar Pranowo memperoleh 4,4 persen. Dalam daftar 10 besar, Agus Harimurti Yudhoyono mencatatkan elektabilitas 2,3 persen, Mahfud MD sebesar 1,7 persen, Gubernur Maluku Utara Sherly Tjoanda sebesar 1,1 persen, serta Purbaya Yudhi Sadewa dan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok masing-masing 0,8 persen.

Sejumlah nama lain juga masuk dalam simulasi terbuka. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memperoleh 0,6 persen, sedangkan Muhaimin Iskandar dan Sugiono masing-masing meraih 0,2 persen.

Rocky Gerung, Abdul Somad, Kaesang Pangarep, Erick Thohir, Bahlil Lahadalia, dan Yusril Ihza Mahendra masing-masing mencatatkan elektabilitas 0,1 persen.

Pada simulasi kedua yang melibatkan 17 nama ketua umum partai politik dan tokoh yang berpotensi diusung partai non-parlemen maupun partai baru, Prabowo kembali berada di urutan pertama dengan 34 persen.

Anies Baswedan menempati posisi kedua dengan 19,4 persen. Setelah itu, Agus Harimurti Yudhoyono memperoleh 11,1 persen, disusul Gibran Rakabuming Raka dengan 10,9 persen dan Muhaimin Iskandar sebesar 3 persen.

Tokoh lainnya memperoleh elektabilitas di bawah angka tersebut. Yusril Ihza Mahendra meraih 1,7 persen, Pramono Anung 1,6 persen, Ketua DPR RI Puan Maharani 1,4 persen, Kaesang Pangarep 1,3 persen, serta Surya Paloh 1,1 persen.

Zulkifli Hasan memperoleh 0,8 persen, Bahlil Lahadalia 0,6 persen, Muhammad Mardiono 0,5 persen, Al Muzzammil Yusuf 0,4 persen, Anis Matta 0,3 persen, dan Angela Tanoesoedibjo 0,2 persen.

Simulasi Lima Kandidat, Elektabilitas Prabowo Capai 40,5 Persen

Berita Terkait