Internasional

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Dikabarkan Koma hingga Meninggal Dunia, Benarkah?

Sejumlah unggahan media sosial bahkan menyebut Kim telah meninggal dunia dan diam-diam dibawa ke Tiongkok untuk mendapatkan perawatan medis.

Pemimpin Korea Utara Kim Jong-un Dikabarkan Koma hingga Meninggal Dunia, Benarkah?
Kim Jong-un

Pameran tersebut menampilkan lebih dari 70.700 produk pakaian dari lebih dari 30 jenis. Selain itu, terdapat lebih dari 170.000 pasang sepatu dari lebih dari 60 jenis yang diproduksi oleh lebih dari 270 unit produksi pakaian, alas kaki, dan tas.

Kemunculan foto tersebut menjadi informasi penting di tengah rumor yang beredar. Namun, tanpa kepastian waktu pengambilan gambar dan keterangan lebih lanjut mengenai kondisi Kim, foto itu tidak dengan sendirinya membuktikan atau membantah seluruh klaim tentang kesehatannya.

Rumor Kematian Kim Jong-un Pernah Muncul pada 2020

Spekulasi mengenai kematian Kim Jong-un bukan pertama kali terjadi. Pada 2020, rumor serupa menyebar setelah ia tidak muncul di hadapan publik selama beberapa waktu.

Ketidakhadiran tersebut memicu berbagai dugaan, mulai dari masalah kesehatan serius hingga klaim bahwa Kim telah meninggal dunia atau berada dalam kondisi koma. Namun, Kim kemudian kembali muncul di hadapan publik dan rumor yang beredar saat itu tidak terbukti benar.

Pengamat Korea Utara, Benedict Rogers, mencatat bahwa apabila pemimpin negara tersebut meninggal dunia, pemerintah biasanya akan menggelar masa berkabung secara terbuka.

Meski demikian, keterbatasan informasi resmi dari Korea Utara membuat perkembangan kondisi pemimpinnya kerap menjadi sasaran spekulasi. Negara tersebut dikenal sangat tertutup, terutama dalam menyampaikan informasi mengenai kesehatan Kim Jong-un.

Kepastian mengenai kondisi Kim biasanya baru dapat diperoleh melalui pernyataan resmi pemerintah atau pemberitaan media pemerintah Korea Utara yang menampilkan aktivitas terbarunya.

Hingga terdapat konfirmasi yang dapat dipercaya, kabar mengenai Kim Jong-un mengalami pendarahan otak, koma, meninggal dunia, maupun dugaan pergantian kekuasaan di Korea Utara masih harus diperlakukan sebagai klaim yang belum terverifikasi.

Berita Terkait