Kemenag Respon Ceramah Habib Alwi yang Viral Ingin Nikahi Santriwati Perawan: Harus Jaga Etika!
Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik Kemenag, Thobib Al Asyhar, mengingatkan bahwa dakwah tidak hanya berkaitan dengan penyampaian pesan keagamaan, tetapi juga harus disertai keteladanan dalam ucapan dan tindakan.
Pernyataan lainnya juga menuai kritik karena dinilai merendahkan jemaah perempuan berusia lanjut yang hadir dalam majelis tersebut.
"Nggak ada pahalanya ceramah depan emak-emak, ngotor-ngotorin mata. Tapi kalau perawan seger. Maaf-maaf nih, ane begini, aye tukang becanda," kelakarnya.
Potongan video tersebut memicu beragam reaksi dari masyarakat. Kritik kemudian datang dari sejumlah pihak, termasuk MUI, yang menyoroti pentingnya etika dan tanggung jawab seorang pendakwah saat menyampaikan materi di ruang publik. *