Bidik Tambahan Kursi pada Pemilu 2029, Hanura Buka Pintu bagi Tokoh Luar Partai
Hanura membuka peluang merekrut tokoh dari luar partai untuk memperkuat pencalonan dan mengejar tambahan kursi legislatif pada Pemilu 2029.
fin.co.id - Penguatan mesin politik dan penjaringan tokoh potensial menjadi bagian dari strategi Partai Hanura menghadapi Pemilu 2029.
Partai ini membuka peluang merekrut figur dari luar organisasi melalui mekanisme naturalisasi, terutama untuk daerah pemilihan yang berdasarkan hasil survei dinilai memiliki peluang menghasilkan kursi legislatif.
Ketua Tim Task Force DPP Hanura, Patrice Rio Capella mengatakan, keputusan merekrut tokoh eksternal akan bergantung pada hasil survei dan pemetaan daerah pemilihan (dapil).
Hanura akan menilai terlebih dahulu potensi perolehan kursi sebelum menentukan apakah pencalonan mengandalkan kader internal atau menggabungkannya dengan tokoh yang baru direkrut.
Baca Juga
"Ketika di dalam survei itu mengatakan Hanura punya potensi untuk dapat kursi, tinggal kami mencari caleg. Apakah caleg internal atau dikombinasi antara internal dengan naturalisasi itu," kata Rio, Kamis, 22 Oktober 2026.
Pernyataan tersebut disampaikan Rio dalam konsolidasi nasional Hanura di Makassar, Rabu (21/10) malam. Agenda itu diikuti pengurus DPD, DPC, serta anggota DPRD tingkat provinsi dan kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan.
Hanura Petakan Tokoh Potensial dan Perkuat Struktur Partai
Rio menjelaskan, naturalisasi merupakan salah satu pilihan dalam menentukan calon anggota legislatif yang akan diusung. Namun, perekrutan tersebut tetap harus mempertimbangkan kekuatan kader internal serta potensi elektoral di setiap dapil.
Menurut dia, partai perlu menjalankan penjaringan figur secara terukur berdasarkan pemetaan peluang perolehan kursi. Strategi tersebut juga harus berjalan bersama pembenahan struktur organisasi dan konsolidasi kader, sehingga kekuatan Hanura tidak hanya bertumpu pada popularitas individu.
"Hanura itu tidak boleh juga membesarkan partai ini tergantung pada figur orang. Ketika orangnya pergi, partainya kempes. Tapi kalau partainya terjaga, figur keluar masuk itu tetap suasananya akan terjaga," ujarnya.
Baca Juga
Konsolidasi di Sulawesi Selatan merupakan kunjungan ke-24 Tim Task Force DPP Hanura. Dalam agenda tersebut, partai juga membahas penguatan organisasi dan penjaringan figur untuk menghadapi Pemilu 2029.
Ketua DPD Hanura Sulawesi Selatan Andi Muhammad Bau Sawa Mappanyukki mengatakan pihaknya telah memantau sejumlah tokoh potensial dan melakukan pendekatan agar mereka bersedia bergabung dengan Hanura.
"Mana kira-kira kader-kader yang bisa kita naturalisasi. Itu kan sudah berjalan, dan kami sudah proses pendekatan secara kekeluargaan agar bisa saya yakinkan untuk bergabung dengan partai," ujarnya.
Andi Muhammad mengatakan upaya tersebut merupakan bagian dari strategi memperkuat organisasi sekaligus meningkatkan perolehan kursi legislatif pada Pemilu 2029.