Politik

Pansel Calon Anggota KPU Tinggal Diumumkan Prabowo, Mardani Ingatkan soal Integritas

Pembentukan panitia seleksi (pansel) calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) disebut telah memasuki tahap akhir dan tinggal menunggu pengumuman Presiden Prabowo Subianto.

Pansel Calon Anggota KPU Tinggal Diumumkan Prabowo, Mardani Ingatkan soal Integritas
Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera.

fin.co.id - Pembentukan panitia seleksi (pansel) calon anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) disebut telah memasuki tahap akhir dan tinggal menunggu pengumuman Presiden Prabowo Subianto. Anggota Komisi II DPR RI, Mardani Ali Sera, mengingatkan agar pansel yang dibentuk memiliki integritas dan kapasitas serta bebas dari kepentingan pihak tertentu.

Mardani mengungkapkan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) terkait proses pembentukan pansel tersebut. Menurutnya, surat mengenai pembentukan panitia seleksi telah dikirimkan kepada presiden.

“Mestinya 12 Oktober 2026 saya sudah komunikasi dengan Dirjen Polpum. Dirjen Polpum sudah mengirimkan surat ke presiden, kemudian saya kontak Wakil Ketua DPR Pak Dasco, sudah jadi, tinggal belum diumumkan. Nanti sebentar lagi akan diumumkan,” kata Mardani, Jumat, 23 Oktober 2026.

Ia menegaskan, integritas dan kapasitas harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan anggota pansel. Mardani juga mengingatkan agar proses seleksi tidak dimanfaatkan untuk mengakomodasi kepentingan atau titipan pihak tertentu.

“Catatan paling utama pilih, disebutnya pansel ya, panitia seleksi, yang punya integritas dan punya kapasitas. Jangan pilih yang punya keinginan. Sehingga nanti memudahkan titipan, enggak boleh,” ujarnya.

Menurut Mardani, kualitas panitia seleksi akan berpengaruh terhadap proses penjaringan calon penyelenggara pemilu. Karena itu, pansel harus diisi oleh orang-orang yang mampu menjalankan tugas secara profesional dan menjaga independensi proses seleksi.

Ia menilai, keberadaan penyelenggara pemilu yang kuat semakin penting di tengah tantangan terhadap kualitas demokrasi di Indonesia.

“Kita menghadapi demokrasi yang, indeks demokrasi yang turun, kita perlu lembaga penyelenggara demokrasi yang kuat. Dan itu dimulai dari pansel yang berintegritas dan berkapasitas,” tuturnya.

Meski menyebut proses pembentukan pansel sudah mendekati pengumuman, Mardani mengaku belum mengetahui nama-nama yang akan ditetapkan sebagai anggota panitia seleksi calon anggota KPU.

“Belum dapat. Belum dapat,” katanya.

Berita Terkait