Nasional . 28/10/2026, 07:13 WIB
Penulis : Wanda Afifah | Editor : Wanda Afifah
fin.co.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat di berbagai wilayah Indonesia untuk mewaspadai potensi cuaca buruk pada Rabu, 28 Oktober 2026.
Ancaman tersebut mencakup hujan ringan hingga hujan petir, gelombang tinggi di perairan, serta banjir rob yang berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat di kawasan pesisir.
Prakirawan BMKG Zen Putri menjelaskan bahwa dinamika atmosfer saat ini menunjukkan adanya sirkulasi siklonik di perairan utara Aceh dan Samudra Pasifik sebelah utara Papua Barat Daya.
"Kondisi ini dapat mendukung pertumbuhan awan hujan sehingga meningkatkan potensi terjadinya hujan di wilayah-wilayah sekitarnya," kata Zen.
Potensi hujan di berbagai daerah memiliki intensitas yang berbeda. Karena itu, masyarakat perlu mencermati prakiraan cuaca sesuai wilayah masing-masing, terutama di daerah yang berpotensi mengalami hujan petir.
Di Pulau Sumatera, sebagian besar wilayah berpeluang mengalami hujan ringan. Namun, BMKG secara khusus mengingatkan masyarakat di Tanjung Pinang dan Bandar Lampung agar mewaspadai potensi hujan petir.
Beralih ke Pulau Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara, Bandung berpotensi mengalami hujan petir. Sementara itu, Semarang dan Yogyakarta berpeluang menghadapi hujan dengan intensitas sedang.
Adapun Serang, Jakarta, Surabaya, Denpasar, dan Mataram berpotensi mengalami hujan ringan. Berbeda dengan kota-kota tersebut, Kupang diprakirakan mengalami kondisi berawan tebal.
BMKG memperingatkan potensi hujan petir di Banjarmasin. Sementara itu, Pontianak, Palangka Raya, dan Tanjung Selor berpeluang mengalami hujan ringan, sedangkan Samarinda berpotensi mengalami udara kabur.
Di Sulawesi, Mamuju berpeluang mengalami hujan ringan. Makassar dan Manado diprakirakan berawan tebal, sementara Palu dan Gorontalo berpotensi mengalami udara kabur. Untuk Kendari, BMKG memperkirakan kondisi udara kabur atau asap.
Sementara itu, wilayah Maluku dan Papua secara umum berpotensi mengalami hujan ringan. BMKG juga memperkirakan kondisi berawan tebal di Ternate.
BMKG juga mengimbau pengguna transportasi udara untuk mewaspadai pertumbuhan awan kumulonimbus di sejumlah jalur penerbangan.
BMKG mencatat sejumlah wilayah yang perlu diwaspadai, mulai dari Selat Malaka bagian utara, Laut Natuna Utara, hingga Samudra Hindia di sebelah barat Kepulauan Nias sampai Lampung.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media