Nasional . 03/11/2026, 20:02 WIB
Penulis : Mihardi | Editor : Mihardi
fin.co.id – Pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara menargetkan pembangunan Kampung Haji di Mekkah, Arab Saudi, mulai dilaksanakan pada Desember 2026. Rencana tersebut menyusul rampungnya proses akuisisi aset dan lahan pada Oktober lalu.
Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus CEO BPI Danantara Rosan Roeslani mengungkapkan, perkembangan persiapan proyek tersebut telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dalam rapat terbatas di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 3 November 2026.
Rosan menjelaskan, pihak arsitek yang menangani proyek Kampung Haji dijadwalkan datang ke Indonesia untuk mempresentasikan rancangan pembangunan secara menyeluruh. Tahapan awal pembangunan ditargetkan dapat dimulai pada akhir tahun ini.
"Saya update terkait ditanya untuk pembangunan di Arab Saudi. Itu juga nanti dari arsiteknya rencana akan datang ke Indonesia untuk memaparkan secara komprehensif. Karena rencananya ini bisa di groundbreaking atau start pembangunannya pada bulan Desember," kata Rosan.
Sebelumnya, Danantara Indonesia melalui perusahaan pengelola investasi, PT Danantara Investment Management (DIM), telah mengumumkan penyelesaian akuisisi lahan seluas 4,4 hektare di kawasan Thakher Makkah, Arab Saudi, Minggu, 18 Oktober 2026..
Proyek Kampung Haji tersebut dirancang untuk memperkuat fasilitas dan ekosistem pelayanan ibadah haji serta umrah, khususnya bagi jemaah asal Indonesia.
Dalam proses akuisisi yang telah diselesaikan, terdapat dua aset utama yang menjadi bagian dari pengembangan proyek tersebut. Pertama, Novotel Thakher Makkah yang telah beroperasi dengan kapasitas 1.461 kamar dan suite. Aset hotel tersebut telah diakuisisi sekaligus diserahterimakan pada 11 Agustus 2026.
Kedua, lahan seluas 4,4 hektare di kawasan Thakher Makkah yang proses akuisisinya resmi rampung pada 18 Oktober 2026.
Ke depan, pengembangan kawasan Kampung Haji akan dilakukan secara bertahap dengan melibatkan Al-Khomasiah sebagai mitra pengembang lokal. Perusahaan tersebut turut berperan dalam mendukung penyelesaian transaksi akuisisi sekaligus memperkuat kehadiran Danantara Indonesia di Arab Saudi.
Untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai ketentuan, Danantara juga akan menyiapkan berbagai dokumen pendukung, termasuk kajian kelayakan, persetujuan, serta persyaratan perizinan yang diperlukan atas lahan tersebut.
Seluruh dokumen dan persetujuan akan diproses sesuai kebutuhan pada masing-masing tahap pengembangan proyek Kampung Haji di Mekkah.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNpos.id
PT.Portal Indonesia Media