Viral

Meski Ditolak MUI Gegara Dukung Israel, Andrea Bocelli Tampil Memukau di Jakarta

Penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, sukses memukau ribuan penonton dalam konser bertajuk “Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia” yang digelar di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Selasa malam, 3 November 2026.

Meski Ditolak MUI Gegara Dukung Israel, Andrea Bocelli Tampil Memukau di Jakarta
Penyanyi tenor asal Italia Andrea Bocelli dalam konser bertajuk “Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia” di Jakarta. (Antara)

fin.co.id - Penyanyi tenor asal Italia, Andrea Bocelli, sukses memukau ribuan penonton dalam konser bertajuk “Andrea Bocelli Romanza 30th Anniversary World Tour Indonesia” yang digelar di Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Selasa malam, 3 November 2026.

Penampilan maestro musik klasik dunia tersebut menjadi sorotan, terlebih setelah sebelumnya konsernya menuai penolakan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) terkait sikap dan dukungannya terhadap Israel.

Meski demikian, kontroversi tersebut tidak menghalangi penyelenggaraan konser. Bocelli tetap tampil di hadapan penonton dengan membawakan sejumlah karya opera klasik dan lagu-lagu legendaris dari album *Romanza* yang telah mengangkat namanya ke panggung musik internasional.

Sejak awal pertunjukan, Bocelli memperlihatkan kualitas vokalnya yang khas dengan iringan orkestra megah. Suara tenor yang menjadi ciri khasnya berhasil menciptakan suasana emosional dan memikat para penonton.

Album *Romanza* yang dirilis pada 1997 menjadi salah satu bagian utama dalam konser tersebut. Album itu memperkenalkan suara Bocelli kepada pendengar di berbagai belahan dunia sekaligus melahirkan sejumlah lagu populer, seperti “Romanza”, “Time to Say Goodbye”, dan “Con Te Partirò”.

Salah satu penampilan yang mencuri perhatian adalah ketika Bocelli membawakan lagu “Con Te Partirò” bersama penyanyi sopran asal Italia, Mariam Battistelli.

Konser peringatan 30 tahun album *Romanza* itu juga menghadirkan sejumlah musisi dari dalam dan luar negeri. Amy Manford turut tampil membawakan lagu “My Heart Will Go On”, sementara penyanyi bariton asal Meksiko, Juan Carlos Heredia, menyanyikan lagu “Toreador”.

Bocelli juga berkolaborasi dengan pemain biola Rusanda Panfili dalam beberapa lagu yang menambah kemegahan pertunjukan malam tersebut.

Dari Indonesia, penyanyi Lea Simajuntak mendapat kesempatan istimewa berduet dengan Bocelli membawakan lagu ikonik “The Prayer”. Perpaduan suara tenor Bocelli dengan karakter vokal soprano Lea menghasilkan penampilan yang memikat.

Tidak hanya menyuguhkan pertunjukan musik, konser tersebut juga menyampaikan pesan kemanusiaan melalui rangkaian foto yang ditampilkan di layar panggung. Foto-foto tersebut menggambarkan berbagai persoalan kemanusiaan.

Sebelum Bocelli naik ke atas panggung, penonton terlebih dahulu disuguhi penampilan instrumental dari pemain biola berdarah Indonesia, Iskandar Widjaja. Pertunjukan tersebut turut diiringi tarian Sluku-Sluku Bathok yang dibawakan dalam persembahan Pagelaran Sabang Merauke.

Kemegahan konser semakin terasa dengan dukungan Jakarta Concert Orchestra yang dipimpin komposer lokal Avip Priatna. Pertunjukan ini juga melibatkan paduan suara Batavia Madrigal Singers.

Di sela-sela penampilan musik, konser turut menghadirkan pertunjukan balet dan tari kreasi yang mengangkat kekayaan budaya Indonesia.

Konser Andrea Bocelli di Indonesia dipromotori oleh Shoemaker Live. Sebelum tampil di Jakarta, maestro asal Italia tersebut terlebih dahulu menyambangi kawasan Candi Borobudur, Magelang, pada 31 Oktober 2026.

Selanjutnya, Bocelli melanjutkan rangkaian pertunjukannya di JIExpo Kemayoran, Jakarta, pada 3 November 2026.

Berita Terkait