Megapolitan

Pramono Anung Lantik 3.418 CPNS Jadi PNS, 15 Pegawai Penyandang Disabilitas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik sebanyak 3.418 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Pramono Anung Lantik 3.418 CPNS Jadi PNS, 15 Pegawai Penyandang Disabilitas
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik sebanyak 3.418 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

fin.co.id – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung melantik sebanyak 3.418 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.

Prosesi pelantikan berlangsung di halaman Balai Kota Jakarta, Rabu, 4 November 2026. Dari ribuan pegawai yang resmi diangkat menjadi PNS tersebut, sebanyak 15 orang merupakan penyandang disabilitas.

Pramono berharap para pegawai baru itu dapat memperkuat kinerja birokrasi sekaligus menghadirkan pembaruan dalam penyelenggaraan pemerintahan di Ibu Kota.

“Hari ini Pemerintah DKI Jakarta melantik dari CPNS menjadi PNS untuk Pemprov DKI Jakarta yang berjumlah 3.418. Dan dari 3.418 tersebut 15 adalah disabilitas,” kata Pramono.

Ia menjelaskan, para PNS penyandang disabilitas tersebut telah ditempatkan di hampir seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) Pemprov DKI Jakarta.

Pramono juga berharap peluang bagi penyandang disabilitas untuk berkarier sebagai aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI semakin terbuka. Terlebih, pemerintah daerah telah menyediakan alokasi sebanyak 88 formasi bagi penyandang disabilitas.

“Saudara-saudara sekalian, dari 15 disabilitas disebar hampir di semua OPD yang ada dan mudah-mudahan saya sungguh berharap ke depan disabilitas untuk ruang yang dialokasikan ada 88 formasi, mudah-mudahan di tahun mendatang bisa terpenuhi,” ujarnya.

Selain memperluas kesempatan kerja bagi penyandang disabilitas, Pramono menaruh harapan kepada para ASN yang baru dilantik, terutama pegawai berusia muda. Ia ingin mereka ikut mendorong perubahan positif dalam birokrasi serta meningkatkan mutu pelayanan publik.

Menurut Pramono, para CPNS tersebut telah melewati proses pembinaan, pelatihan, dan pendidikan selama hampir dua tahun sebelum memperoleh status sebagai PNS.

Dengan bekal tersebut, ia berharap para pegawai dapat mengembangkan karier secara profesional sekaligus menjalankan tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.

Mantan Menteri Sekretaris Kabinet itu menegaskan, keberadaan para ASN baru memiliki arti penting bagi upaya memperkuat birokrasi di Jakarta. Ia meminta mereka menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan memberikan pelayanan terbaik kepada warga.

“Karena bagi saya, setelah mereka hampir dua tahun digembleng, dilatih, dididik, mudah-mudahan mereka bisa berkarier lebih baik dan menjadi pelayan bagi masyarakat yang ada di Jakarta ini,” pungkasnya.

Berita Terkait