LPI Gelar Aksi Lilin, Desak Usut Dugaan Penyadapan Prabowo
Sebanyak 300 anggota Lingkar Pemuda Indonesia (LPI) menggelar aksi Seribu Lilin di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis, 5 November 2026 petang.
fin.co.id - Sebanyak 300 anggota Lingkar Pemuda Indonesia (LPI) menggelar aksi Seribu Lilin di depan Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Kamis, 5 November 2026 petang. Dalam kegiatan tersebut, peserta juga membagikan bunga mawar merah dan putih kepada masyarakat.
Aksi ini dilakukan sebagai bentuk respons atas munculnya dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto yang dikabarkan melibatkan sejumlah petinggi kepolisian.
Direktur Eksekutif Nasional LPI, Akhrom Saleh, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud dukungan organisasinya kepada Presiden Prabowo di tengah berkembangnya isu dugaan penyadapan.
"Aksi seribu lilin dan bagi bunga ini merupakan bentuk dukungan dari Lingkar Pemuda Indonesi kepada Presiden Prabowo terkait dugaan isu penydapan oleh petinggi Polri," kata Akhrom.
Baca Juga
Ia juga meminta aparat kepolisian menangani dugaan perkara tersebut secara menyeluruh dengan menjunjung tinggi independensi, transparansi, dan objektivitas dalam proses penyelidikan maupun penyidikan.
"LPI mendesak kepolisian agar bisa mengusut tuntas dugaan penydadapan ini secarai indepemden, transparan dan objektif," pungkasnya.
Rangkaian kegiatan diawali dengan aksi jalan kaki atau long march menuju Mabes Polri. Setibanya di lokasi, peserta menyampaikan sejumlah orasi sebelum membagikan bunga mawar kepada masyarakat.
Massa kemudian menyalakan lilin dan menggelar doa bersama. Kegiatan tersebut menjadi simbol harapan agar penanganan dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo dapat berlangsung secara terbuka sehingga menghasilkan kejelasan bagi publik.
Sebelumnya, beredar kabar mengenai tiga jenderal polisi yang tengah menjalani proses penyidikan terkait dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.
Presiden Prabowo juga disebut mendukung upaya Polri dalam mengusut dugaan perkara tersebut dengan mengedepankan prinsip objektivitas.