Gempa Magnitudo 5,7 Guncang Jepang Tengah, Lebih dari 20 Orang Terluka
Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Jepang bagian tengah pada Minggu dini hari, 8 November 2026
fin.co.id - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,7 mengguncang wilayah Jepang bagian tengah pada Minggu dini hari, 8 November 2026. Guncangan tersebut mengakibatkan lebih dari 20 orang mengalami luka-luka di Prefektur Aichi dan Shizuoka.
Badan Meteorologi Jepang (JMA) melaporkan, gempa terjadi pada pukul 01.04 waktu setempat. Episentrum berada di wilayah barat Prefektur Shizuoka dengan kedalaman sekitar 40 kilometer. Meski getarannya cukup kuat, otoritas tidak mengeluarkan peringatan tsunami.
Dampak gempa paling kuat tercatat di wilayah Chita, Prefektur Aichi, dengan intensitas mencapai level 5 atas berdasarkan skala seismik Jepang.
Sementara itu, sejumlah daerah di Prefektur Aichi, Nagano, dan Gifu mengalami guncangan dengan intensitas level 5 bawah.
Baca Juga
Pada intensitas level 5 atas, masyarakat umumnya akan kesulitan berjalan tanpa berpegangan. Perabot rumah tangga yang tidak terpasang kuat juga berisiko bergeser atau terjatuh.
Adapun pada level 5 bawah, getaran gempa dapat menyebabkan benda-benda ringan, seperti piring dan buku yang tersimpan di rak, berjatuhan.
Di tengah situasi tersebut, perhatian juga tertuju pada keamanan fasilitas nuklir di wilayah Shizuoka.
Chubu Electric Power Co., operator Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Hamaoka, memastikan tidak menemukan gangguan pada fasilitas tersebut setelah gempa terjadi.
PLTN Hamaoka sendiri berada di kawasan yang berdekatan dengan wilayah yang diperkirakan berpotensi menjadi pusat gempa besar atau megaquake di Palung Nankai.
Meski demikian, JMA menilai kemungkinan gempa yang baru terjadi memiliki keterkaitan dengan potensi megaquake Palung Nankai masih rendah.
Baca Juga
Gangguan juga terjadi pada layanan transportasi akibat aktivitas seismik tersebut. Sejumlah operator menghentikan sementara operasional beberapa kereta lokal untuk memastikan keselamatan perjalanan.
Layanan kereta cepat Tokaido Shinkansen yang melayani rute antara Stasiun Shizuoka dan Gifu-Hashima juga sempat mengalami keterlambatan. Pemeriksaan dilakukan terhadap jalur sebelum perjalanan kembali dilanjutkan.
Sementara itu, pemerintah pusat Jepang telah membentuk kantor penghubung untuk mengoordinasikan respons dan penanganan dampak gempa.
Sumber: Kyodo