Iran Bantah Sesumbar Trump soal Selat Hormuz Milik AS: Tak Bisa Direbut Cuma Modal Cuitan!
Iran terang-terangan membantah klaim Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut negaranya bakal mengambil alih Selat Hormuz.
Iran terang-terangan membantah klaim Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang menyebut negaranya bakal mengambil alih Selat Hormuz.
Iran tengah menyiapkan sejumlah skenario untuk memperluas konflik hingga ke luar kawasan Timur Tengah apabila Amerika Serikat (AS) kembali meningkatkan eskalasi perang.
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali meningkatkan tekanan terhadap Iran. Kali ini, Trump mengumumkan rencana melancarkan operasi ekonomi yang disebutnya sebagai yang paling dahsyat dan belum pernah diterapkan terhadap negara mana pun.
USS George Washington tiba di Timur Tengah dan diperkirakan menggantikan USS Abraham Lincoln yang mulai berlayar kembali menuju AS.
Presiden Masoud Pezeshkian menegaskan Iran berada di posisi kuat untuk mengakhiri perang Timur Tengah melawan AS dan memulihkan stabilitas regional.
Tiongkok tegas menentang sanksi baru AS terkait Iran dan siap lindungi hak serta kepentingannya. Simak pernyataan lengkap jubir Kemlu Tiongkok.
Menlu AS Marco Rubio katakan AS tak akan lancarkan serangan baru ke Iran dan memilih sanksi serta pemantauan ketat jalur Selat Hormuz.
Iran dan Oman sepakat bagi hasil pelayaran di Selat Hormuz, namun IRGC pastikan jalur tetap ditutup hingga Amerika Serikat penuhi syarat.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei masih hidup setelah mengalami luka serius. Menurut Trump, bagian kiri tubuh Khamenei mengalami cedera parah.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyebut negaranya tengah menghadapi “kondisi terburuk” dalam perang ekonomi. Meski tekanan ekonomi dan konflik terus meningkat, Pezeshkian mengatakan berbagai proyek pembangunan di Iran tetap berjalan.
Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei serukan para pemimpin negara Islam bersatu melawan musuh sejati yaitu Amerika Serikat dan Israel.
Presiden Iran Masoud Pezeshkian berterima kasih kepada Vladimir Putin atas sikap Rusia selama konflik dengan Amerika Serikat.
Arab Saudi mengecam serangan Iran terhadap kapal Saudi di Selat Hormuz yang menewaskan dua pelaut asal Filipina.