Gunung Anak Krakatau Erupsi, Kolom Abu Membubung Setinggi 250 Meter!
Gunung Anak Krakatau erupsi pada Senin pagi dan meluncurkan kolom abu setinggi 250 meter. Status gunung masih Level III atau Siaga.
Gunung Anak Krakatau erupsi pada Senin pagi dan meluncurkan kolom abu setinggi 250 meter. Status gunung masih Level III atau Siaga.
Gunung Anak Krakatau di perairan Selat Sunda kembali mengalami erupsi pada Sabtu, 5 September 2026, dini hari.
Erupsi menerus Gunung Anak Krakatau berakhir setelah 25 jam, tetapi Badan Geologi menilai peluang letusan susulan masih tinggi.
Erupsi Gunung Anak Krakatau yang berdampak di sejumlah provinsi dan karhutla di berbagai daerah menjadi bahasan dalam ratas yang dipimpin Presiden Prabowo.
Karakteristik erupsi Gunung Anak Krakatau kini berubah menjadi letusan strombolian setelah episode erupsi menerus mereda.
Sejarah dan Karakteristik Unik Gunung Anak Krakatau yang Lahir dari Letusan Dahsyat 1883
Petugas Pos Pengamatan Gunung Semeru, Agastya Rajendra, mengatakan erupsi terjadi pada pukul 22.18 WIB. Saat kejadian, visual letusan tidak terlihat.
Gunung Semeru erupsi dua kali pada Jumat pagi dengan kolom letusan mencapai 700 meter di atas puncak dan berstatus Level III Siaga.
Gunung Anak Krakatau erupsi empat kali pada Senin. Polda Banten meminta warga waspada dan mematuhi rekomendasi PVMBG.
Gunung Semeru erupsi tiga kali pada Senin, 12 Oktober, dengan kolom abu mencapai 900 meter. Status gunung berada di Level III Siaga.