Besok 1 April! HARGA BBM NAIK, Ini Jenisnya
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia beri sinyal kenaikan harga BBM per 1 April 2026 besok akibat lonjakan minyak dunia. Apa saja jenis BBM yang naik?
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia beri sinyal kenaikan harga BBM per 1 April 2026 besok akibat lonjakan minyak dunia. Apa saja jenis BBM yang naik?
Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi kembali menjadi sorotan menjelang 1 April 2026.
Lonjakan harga minyak dunia kembali memicu kekhawatiran soal potensi kenaikan harga BBM di Indonesia.
Pemerintah memastikan harga BBM subsidi tidak naik meskipun harga minyak mentah dunia saat ini melonjak tajam hingga mencapai sekitar US$110 per barel.
Pemerintah mengalokasikan Rp349,9 triliun untuk subsidi energi 2025. Strategi ini penting untuk jaga daya beli masyarakat dan stabilitas harga di tengah ketidakpastian global
kebijakan ini bertujuan memastikan subsidi benar-benar dinikmati oleh masyarakat yang berhak.
Aturan pembelian BBM kini resmi diberlakukan pemerintah sebagai langkah strategis untuk memastikan penyaluran bahan bakar subsidi benar-benar tepat sasaran.
Pemerintah pastikan harga BBM dan LPG subsidi tidak naik meski minyak dunia fluktuatif. Simak penjelasannya dari Menteri ESDM di sini!
Lonjakan harga minyak dunia terjadi di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah yang memicu kekhawatiran terhadap pasokan energi global.
Isu kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) kembali menjadi perhatian publik, terutama menjelang 1 April 2026. Hal ini lantaran gejolak Timur Tengah yang memicu kenaikan harga minyak dunia.
Beredar luas di grup WhatsApp Jurnalis, informasi mengenai kenaikan harga BBM non subsidi ramai diperbincangkan. Dalam pesan yang beredar, disebutkan bahwa harga Pertamax akan naik hingga kisaran Rp17.000 per liter mulai April 2026.
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad menegaskan, pemerintah tidak berencana menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM), baik subsidi maupun non-subsidi, meski beredar isu penyesuaian harga mulai 1 April.
Pemerintah menegaskan tidak ada kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), baik subsidi maupun non-subsidi, meski muncul isu terkait penyesuaian harga mulai 1 April 2026.
Kelangkaan BBM subsidi jenis Pertalite mulai dikeluhkan masyarakat di sejumlah daerah di Indonesia. Di tengah rencana pembatasan pembelian BBM subsidi berdasarkan kapasitas mesin kendaraan
Kesaksian jujur warga Jakarta-Bekasi! Pertalite terbukti irit, aman, dan jadi pilihan utama Ojol hingga ibu rumah tangga hadapi aktivitas harian
harga minyak mentah global terus merangkak naik dalam dua pekan terakhir. Lalu bagaimana nasib harga BBM subsidi menjelang Idul Fitri 2026?
Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan bahwa harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi bisa mengalami penyesuaian jika harga minyak dunia terus meningkat dan membebani kapasitas Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Isu kenaikan BBM subsidi kembali mencuat di tengah lonjakan harga minyak dunia akibat memanasnya konflik geopolitik global.
- Kenaikan harga minyak dunia akibat konflik geopolitik di Timur Tengah sempat memicu kekhawatiran masyarakat tentang kemungkinan naiknya harga Bahan Bakar Minyak (BBM) menjelang Idul Fitri.
Partai Gerindra tawarkan Rp10 juta bagi masyarakat yang berikan bukti penyelewengan BBM subsidi, khususnya solar. Tujuannya awasi distribusi BBM tepat sasaran
Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersama Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tengah mencari solusi agar harga BBM seperti Pertalite dan solar tidak naik.