Perkembangan Situasi dan Penanganan Bencana di Indonesia 23 November 2025
Laporan kali ini didominasi oleh bencana banjir yang disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi.
Laporan kali ini didominasi oleh bencana banjir yang disebabkan oleh intensitas hujan yang tinggi.
Kejadian pertama yang tercatat, yaitu banjir terjadi di Kota Binjau, Sumatera Utara, pada Rabu (26/11) malam pukul 18.00 waktu setempat.
Sejumlah negara di Asia Tenggara kembali diterjang bencana banjir besar dalam beberapa hari terakhir. Indonesia, Thailand, dan Malaysia
Presiden Prabowo Subianto memastikan bahwa sejak hari pertama bencana melanda wilayah Sumatera, seluruh jajaran pemerintah telah diminta untuk bergerak cepat menangani banjir dan longsor yang terjadi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Adapun kapal itu berlayar mulai pukul 10.45 WIB setelah dilepas oleh Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Marsekal TNI Muhammad Ali yang hadir di lokasi
Tiga KRI (Dr. Soeharso, Semarang, Teluk Gilimanuk) angkut logistik besar-besaran dari DKI Jakarta untuk korban banjir Sumut, Sumbar, dan Aceh. Tenaga kesehatan juga ikut dikirim!
Bencana hidrometeorologi yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh itu mengakibatkan sebanyak 89.959 kepala keluarga terdampak dan 62 ribu KK mengungsi
Koalisi masyarakat sipil Aceh meminta Presiden Prabowo Subianto untuk segera menetapkan status darurat bencana nasional menyusul musibah banjir besar dan longsor yang melanda wilayah Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.
Presiden Prabowo Subianto langsung bergerak cepat menanggapi bencana banjir dan longsor di Pulau Sumatra. Presiden bertolak dari Pangkalan Udara TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Senin pagi 1 Desember 2025, sekitar pukul 06.00 WIB.
Kepala BNPB memprioritaskan wilayah tersebut untuk melakukan pembersihan dengan menurunkan alat berat khusus untuk membersihkan kayu-kayu besar.
SPI Sumut membuka 18 dapur umum untuk bantu ribuan pengungsi korban banjir dan longsor di Sumut dan Aceh.
Warga Sibolga menjarah minimarket akibat terisolasi banjir dan longsor, frustrasi karena bantuan terlambat.
Presiden Prabowo Subianto blak-blakan di hadapan korban banjir Padang Pariaman! Ia tegaskan negara hadir, berjanji perbaiki semua rumah rusak, sambil ancam sikat habis maling uang rakyat.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Tangerang, Mahdiar, menekankan pentingnya kesiapsiagaan berkelanjutan.
Mendagri Tito Karnavian tegaskan penanganan bencana Sumatera, Aceh, dan Sumbar & Sumut sudah skala nasional meski statusnya belum ditetapkan. Korban tembus 604 jiwa!
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa saat ini BNPB masih memegang dana siap pakai Rp500 miliar
Laporan terkini bencana Aceh: korban tewas, hilang, dan kondisi evakuasi yang masih terhambat di lapangan.
Agam krisis logistik dan alat berat untuk percepatan evakuasi serta penanganan bencana setelah banjir bandang dan longsor.
Berdasarkan laporan yang diterima di Medan, Selasa menyebut 154 orang yang hilang tercatat di lima dari 17 kabupaten/kota yang terlanda.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI bergerak cepat menanggapi bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi Jakarta memastikan, seluruh personel dan perlengkapan darurat dalam posisi siaga penuh guna antisipasi banjir