Empat Kabupaten di Sumatera Utara Dilanda Bencana Banjir dan Longsor Secara Bersamaan
Empat wilayah kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, yang meliputi Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, dilanda bencana
Empat wilayah kabupaten di Provinsi Sumatera Utara, yang meliputi Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah dan Tapanuli Selatan, dilanda bencana
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) melaporkan peningkatan signifikan jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir dan tanah longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar). Total korban tewas kini mencapai 442 jiwa.
Sejumlah bencana hidrometeorologi basah terjadi di beberapa daerah pada periode tersebut.
BNPB mencatat jumlah korban meninggal akibat banjir dan tanah longsor di berbagai wilayah Sumatera tembus 442 jiwa. Data tersebut disampaikan Kepala BNPB, Letjen TNI Suharyanto, pada Minggu, 30 November 2025.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa saat ini BNPB masih memegang dana siap pakai Rp500 miliar
BNPB kembali memperbarui data korban banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Sumatera, total korban meninggal dunia telah mencapai 604 jiwa, sementara 468 jiwa lainnya masih dinyatakan hilang.
Pemerintah melalui Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) terus menyalurkan bantuan bagi warga terdampak banjir dan longsor di Tapanuli Tengah dan Sibolga.
BNPB terus menyalurkan bantuan untuk korban banjir dan longsor di Tapanuli Tengah, warga sampaikan terima kasih pada Presiden Prabowo.
Provinsi Aceh kembali diterjang bencana besar. Banjir dan longsor yang terjadi selama sepekan terakhir membuat hampir seluruh jalur utama di Aceh putus total pada 1 Desember 2025.
Dalam perjalanan menuju Gampong Arul Pinang, rombongan harus menghadapi tantangan berat
Laporan tersebut mencakup beberapa daerah mengalami kejadian banjir dan banjir rob yang dipicu oleh hujan berintensitas tinggi, serta cuaca ekstrem.
BNPB mengumumkan jumlah korban meninggal dunia akibat banjir bandang dan longsor, yang melanda tiga provinsi di Pulau Sumatra telah mencapai 914 jiwa
BNPB melaporkan bahwa sejumlah wilayah masih dalam kondisi terisolasi, sementara jumlah korban jiwa telah mencapai 921 orang.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat total kebutuhan anggaran pemulihan di tiga provinsi Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat mencapai Rp51,81 triliun.
BNPN menyebut sebanyak 37.546 rumah warga di Aceh mengalami kerusakan dengan tingkat kerusakan yang bervariasi, mulai dari ringan hingga rusak berat.
BNPB kembali memperbarui data korban jiwa akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) langsung minta pemerintah daerah dan seluruh masyarakat meningkatkan kewaspadaan!
Jumlah korban jiwa akibat bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Pulau Sumatera terus bertambah. Hingga Sabtu 13 Desember 2025
Layanan perahu karet untuk para relawan dan masyarakat yang ingin menyeberang mengantarkan bantuan logistik ini tidak dikenakan biaya.
Meski bencana menimbulkan kerugian, aktivitas pembangunan pascabencana dapat memicu perputaran ekonomi.
Rusak ringan sebanyak 46.779 unit, rumah rusak sedang mencapai 22.951 unit, serta dengan kondisi rusak berat sebanyak 36.328 unit.