Perang Telah Berakhir, Hamas Terima Jaminan dari Mediator AS
Pemimpin Hamas Khalil al-Hayya menerima jaminan dari saudara-saudara kami, para mediator, dan pemerintah AS,
Pemimpin Hamas Khalil al-Hayya menerima jaminan dari saudara-saudara kami, para mediator, dan pemerintah AS,
Sebuah beban besar telah terangkat, tetapi pekerjaan belum selesai. Mereka yang tewas belum dipulangkan, seperti yang dijanjikan!
Israel akan kembali ke jalan-jalan [di Gaza] itu segera setelah saya mengatakannya. Jika Israel bisa masuk dan menghancurkan mereka, mereka akan melakukannya
Otoritas kesehatan di Gaza kembali menerima 15 jenazah warga Palestina yang diserahkan oleh pihak Israel melalui tim Palang Merah Internasional, Minggu 19 Oktober 2025. Penyerahan ini dilakukan dalam kerangka gencatan senjata sementara yang masih berlangsung di wilayah tersebut.
Menurut Trump, pengerahan pasukan bisa dilakukan oleh proksi atau Israel, yang bisa melucuti senjata Hamas dengan dukungan AS.
Gerakan Palestina Hamas menyerukan pihak internasional untuk menekan Israel agar mematuhi komitmen gencatan senjata di Jalur Gaza.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump peringatkan Perdana Menteri Israel Benjaminn Netanyahu bahawa negaranya akan kehilangan dukungan dari Washington jika ngotot ingin mencaplok Tepi Barat Gaza dari Palestina.
Donald Trump memberikan pujian besar kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan militer untuk melancarkan serangan besar-besaran ke Jalur Gaza di tengah masa gencatan senjata dengan Hamas. Langkah ini menandai meningkatnya ketegangan baru setelah adanya insiden baku tembak di wilayah selatan Gaza.
Presiden Lebanon Joseph Aoun menginstruksikan militer untuk menanggapi setiap serangan atau upaya pasukan Israel memasuki wilayah selatan negara itu yang telah dibebaskan.
Istanbul menjadi tuan rumah pertemuan para menteri luar negeri dari tujuh negara yang membahas gencatan senjata Gaza pada hari yang sama.
Ketegangan di perbatasan Thailand–Kamboja kembali pecah. Pemerintah Kamboja terpaksa mengevakuasi ratusan warga dari desa yang berada sangat dekat dengan garis sengketa
Palestina menyambut antusias pengesahan rancangan resolusi Dewan Keamanan PBB yang menuntut gencatan senjata permanen dan komprehensif di Jalur Gaza.
Kelompok pemberontak Rapid Support Forces (RSF) Sudan menyatakan telah menyepakati gencatan senjata kemanusiaan selama tiga bulan. Langkah ini dimaksudkan untuk melindungi warga sipil sekaligus menjamin distribusi bantuan, menurut Komandan RSF Mohamed Hamdan Dagalo.
Berdasarkan perjanjian gencatan senjata yang dicapai antara Hamas dan Israel pada 10 Oktober, seharusnya 600 truk bantuan masuk ke Gaza setiap hari.
Ketika ditanya wartawan kapan fase kedua akan dimulai, Trump menghindari pertanyaan tersebut dan hanya mengatakan bahwa semuanya berjalan dengan baik.
Konflik bersenjata antara dua negara anggota ASEAN, Kamboja dan Thailand, terus memburuk. Laporan dari pejabat pemerintah dan media setempat mengonfirmasi bahwa aktivitas belajar-mengajar terhenti total.
Kariuki mengatakan tindakan Israel itu merusak upaya untuk mewujudkan penyelesaian damai di Jalur Gaza.
UNRWA menegaskan tim-timnya di lapangan, yang juga mengalami pengungsian, tetap berupaya memberikan dukungan kepada keluarga-keluarga yang terdampak.
Meski demikian, para pejabat mengaku optimistis karena suasana pembicaraan dinilai lebih cair dibandingkan pertemuan sebelumnya.
Kepemimpinan politik telah menginstruksikan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk menghentikan sebagian aktivitas militer