Dapur MBG Milik Hendrik Irawan di Batujajar Akhirnya Ditutup Usai Viral Joget Cuan Rp6 Juta Sehari
Dapur MBG milik Hendrik Irawan warga Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar
Dapur MBG milik Hendrik Irawan warga Desa Pangauban, Kecamatan Batujajar
Insiden keracunan yang terjadi dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di kawasan Pondok Kelapa, Duren Sawit, Jakarta Timur, menuai perhatian publik.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Soroti pengadaan motor listrik untuk program MBG. Sempat ditolak tahun lalu, Kepala BGN justru sebut ada pesanan 25.000 unit
DPR kritik keras pengadaan 21.801 motor listrik Badan Gizi Nasional (BGN) yang sempat ditolak Kemenkeu. Diduga ada pemborosan anggaran negara.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengaku tidak mengetahui proyek pengadaan puluhan ribu motor listrik milik BGN yang belakangan viral di media sosial.
Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, akhirnya angkat bicara terkait kabar pengadaan 21 ribu motor listrik untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ramai diperbincangkan di media sosial.
Badan Gizi Nasional (BGN) kembali jadi sorotan publik setelah video ribuan motor listrik viral di media sosial. Di balik kehebohan itu, terungkap adanya tujuan lain dari pengadaan kendaraan tersebut.
Program motor listrik milik Badan Gizi Nasional (BGN) ternyata belum akan berjalan serentak di seluruh Indonesia.
Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pengadaan 25 ribu unit motor listrik oleh BGN berasal dari alokasi anggaran tahun sebelumnya, bukan dari anggaran berjalan saat ini.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu agenda prioritas pemerintah kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, perhatian masyarakat tertuju pada penggunaan anggaran dalam program tersebut
Sosok PT Yasa Artha Trimanunggal jadi sorotan usai menangi tender motor listrik program Makan Bergizi Gratis (MBG). Intip rincian harga unit hingga profil perusahaannya.
Anggaran belanja tahun 2025 mengungkapkan alokasi dana sebesar Rp 6,9 miliar hanya untuk pengadaan kaos kaki.
Badan Gizi Nasional (BGN) yang memuat alokasi dana Rp6,9 miliar hanya untuk pengadaan kaos kaki bagi petugas program gizi di lapangan.
Badan Gizi Nasional (BGN) yang mengalokasikan dana sekitar Rp6,9 miliar untuk pengadaan kaos kaki bagi petugas program gizi di lapangan.
Polemik terkait anggaran pengadaan kaus kaki bernilai miliaran rupiah di Badan Gizi Nasional (BGN) terus memicu tanda tanya.
Instruksi pemerintah pusat terkait kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat yang bertujuan menghemat energi serta mengurangi kemacetan rupanya tidak dirasakan oleh seluruh aparatur negara.
Badan Gizi Nasional (BGN) tercatat menunjuk sejumlah perusahaan untuk menjadi event organizer (EO) dalam berbagai kegiatan lembaga tersebut sepanjang tahun 2025.
penggunaan jasa event organizer (EO) oleh Badan Gizi Nasional (BGN) langsung memicu perdebatan luas. Perbincangan ini bermula dari unggahan di media sosial yang menyebut nilai anggaran untuk jasa EO mencapai lebih dari Rp113 miliar.
Publik digegerkan dengan alokasi Rp4,1 triliun hanya untuk piring & sendok program MBG DIY. Ditemukan potensi kelebihan 37 juta set alat makan yang mencurigakan
Dugaan kejanggalan proyek IT BGN senilai Rp1,27 triliun mencuat. Status selesai tanpa vendor & realisasi Rp0 memicu pertanyaan besar soal transparansi anggaran
Geger proyek motor listrik Makan MBG senilai Rp1,22 Triliun! Ditemukan fakta mencengangkan: kantor pemenang tender PT Yasa Artha Trimanunggal di gang sempit,