Korban Keracunan MBG di Bandung Barat Sudah Mendapat Penanganan Medis
Sebanyak 220 pelajar di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, kembali harus mendapat perawatan medis setelah mengalami gejala mual dan muntah
Sebanyak 220 pelajar di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat, kembali harus mendapat perawatan medis setelah mengalami gejala mual dan muntah
Suasana haru mewarnai kantor Badan Gizi Nasional (BGN) pada Jumat, 26 September 2025.
Presiden Prabowo Subianto menegaskan pemerintah akan menuntaskan kasus keracunan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan langkah yang tepat dan terukur.
Prabowo menyebut persoalan keracunan karena MBG itu menjadi masalah besar. Prabowo yakin masalah tersebut akan terselesaikan dengan baik.
Pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menuai sorotan dari kalangan parlemen, menyusul sejumlah kasus keracunan di berbagai daerah.
BGN tidak akan berkompromi terhadap persoalan yang menyangkut keselamatan penerima manfaat.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Cholil Nafis mendesak Presiden Prabowo Subianto segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Ketidakpatuhan SPPG pada SOP yang telah ditetapkan oleh BGN, di antaranya terkait dengan waktu pembelian bahan baku makanan pada MBG
Ombudsman mengungkapkan, sejak peluncuran Program MBG di awal 2025, telah terjadi 34 Kejadian Luar Biasa (KLB) terkait kasus keracunan, yang mengakibatkan ribuan siswa terdampak.
Menurut dia, Perpres itu penting untuk segera diterbitkan demi memperkuat tata kelola program Makan Bergizi Gratis secara menyeluruh.
Kepala BGN, Dadan Hindayana mengtakan, kasus keracunan massal yang terjadi dalam program MBG disebabkan oleh kelalaian sejumlah SPPG dalam menjalankan prosedur standar operasional (SOP) yang telah ditetapkan.
Seorang siswi kelas XII SMKN 1 Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat, bernama Bunga Rahmawati, meninggal dunia, Selasa, 30 September 2025.
Sejak diluncurkan pada Januari 2025, program Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan telah menyebabkan 6.517 kasus keracunan di berbagai wilayah Indonesia.
Di tengah meningkatnya laporan kasus keracunan makanan yang dikaitkan dengan pelaksanaan Program MBG di sejumlah daerah, Menteri HAM, Natalius Pigai, menyampaikan tanggapan dengan nada yang berimbang.
Kabar duka datang dari KBB, setelah seorang siswi SMK Negeri 1 Cihampelas, Bunga Rahmawati, meninggal dunia beberapa hari setelah diduga mengalami gejala mirip keracunan usai mengonsumsi makanan dari program MBG.
Berdasarkan keterangan dari guru bahwa sejumlah siswa berteriak-teriak, jika makanannya terdapat belatung
Kasus keracunanmassal yang berulang dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlahdaerahkembali menuai perhatian dari kalangan akademisi.
Sebanyak 13 siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 1 Wedi, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, dilaporkan mengalami gejala keracunan makanan pada hari Rabu, 8 Oktober 2025.
Kemenkes perketat pengawasan program Makan Bergizi Gratis di sekolah. Dinas Kesehatan daerah diwajibkan jaga keamanan pangan agar bebas dari keracunan
BGN memutuskan untuk menghentikan sementara operasional dua SPPG di wilayah Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, menyusul terjadinya insiden keracunan massal yang menimpa ratusan siswa penerima program MBG.
Pernyataan Presiden Prabowo Subianto yang menyebut program Makan Bergizi Gratis (MBG) berhasil hingga 99,99 persen menuai sorotan tajam dari Jaringan Pemantau Pendidikan Indonesia (JPPI).